Om Telolet Om

Om Telolet Om (dikenal juga dengan #OmTeloletOm) adalah fenomena ketika para anak-anak maupun remaja meminta sopir bus untuk membunyikan klakson bus yang sudah dimodifikasi menjadi sebuah irama.[1][2] Fenomena ini cukup terkenal tetapi hanya dalam waktu yang sangat singkat saja. Fenomena ini masuk ke ranah internet dan media sosial yang kemudian menjadi terkenal saat anak-anak remaja mengganggu akun media sosial figur publik seperti Donald Trump, Marshmello, Firebeatz, Dillon Francis, Cash Cash, maupun figur publik lainnya dengan cara membagikan fenomena "Om Telolet Om" melalui kolom komentar secara langsung.[3] Fenomena ini kemudian ditanggapi dengan dibuatnya berbagai aransemen musik oleh para disjoki, lalu dipublikasikan melalui akun media sosial mereka dan dimainkan dalam konser massal.[4] Salah satu konser musik yaitu Life in Color Miami mengumumkan bahwa "Om Telolet Om" adalah tema rahasia mereka.[5]
Kata "telolet" merupakan onomatope atau tiruan bunyi dari bunyi klakson, dan kata ini juga merupakan suatu palindrom.
Budaya populer
Pada 2026, grup musik no na merilis lagu honk! yang memuat latar suara "om telolet om" yang diucapkan oleh Rich Brian.[6]
Referensi
- ↑ Christine Franciska. Om telolet om: Bus pertama yang membuat tren klakson ini mendunia. BBC Indonesia. 21 Desember 2016.
- ↑ 'Om Telolet Om' phenomenon goes viral. The Jakarta Post. 21 Desember 2016.
- ↑ What is 'Om Telolet Om' and why are DJs sharing it?. BBC News. 21 Desember 2016.
- ↑ Matt Medved. 'Om Telolet Om': How Viral Indonesian Meme Confused the Dance Music World. Billboard. 20 Desember 2016.
- ↑ Kat Bein. Om Telolet Om: Life in Color Miami Responds to Indonesian Meme. Billboard. 21 Desember 2016.
- ↑ medcom id developer. Fakta di Balik Honk! no na, Rich Brian hingga Stephanie Poetri Ikut Terlibat. medcom.id. 2026-08-04.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29528225 (2026-08-05T08:25:54Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.