Lompat ke isi

Kernel Linux

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 24 Agustus 2026 17.22 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29018818; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Kernel Linux adalah kernel yang digunakan dalam sistem operasi GNU/Linux. Kernel ini merupakan turunan dari keluarga sistem operasi Unix, dirilis dengan menggunakan lisensi GNU General Public License (GPL), dan dikembangkan oleh pemrogram di seluruh dunia. Linux merupakan contoh utama dari perangkat lunak bebas dan sumber terbuka.

Kernel Linux dirilis di bawah Lisensi Publik Umum GNU versi 2 (GPLv2) (dengan bermacam-macam firmware dengan lisensi tidak gratis yang bervariatif), dan dikembangkan oleh kontributor dari seluruh dunia. Diskusi perkembangan dari hari ke hari dilakukan di milis kernel Linux (LKML).

Kernel Linux pada awalnya dibayangkan dan kemudian dibuat oleh murid ilmu komputer berkebangsaan Finlandia, Linus Torvalds pada tahun 1991. Pengembang dan pengguna Linux bertambah dengan cepat, lalu mereka mengadaptasi kode dari proyek-proyek perangkat lunak gratis untuk digunakan sebagai sistem operasi baru. Kernel Linux telah menerima kontribusi dari ribuan pemrogram. Banyak distribusi Linux telah dirilis berdasarkan kernel Linux.

Sejarah

Pada April 1991, Linus Torvalds, seorang mahasiswa berusia 21 tahun dari Universitas Helsinski, Finlandia mulai memikirkan sesuatu ide sederhana untuk suatu sistem operasi. Ia memulai dengan task switcher dalam bahasa rakitan x86 pada Intel 80386 dan sebuah driver Terminal. Pada 25 Agustus 1991, Torvalds mengepos sebuah pesan di comp.os.minix, sebuah newsgroup di Usenet:


Setelah itu, banyak orang berkontribusi pada proyek ini. Pada awalnya, komunitas MINIX berkontribusi kode dan ide pada kernel Linux. Pada saat itu, Proyek GNU telah membuat banyak komponen yang diperlukan untuk sebuah sistem operasi gratis, tetapi, kernel mereka, GNU Hurd, pada saat itu masih belum sempurna dan belum tersedia. Sistem operasi BSD pada waktu itu juga belum membebaskan diri dari masalah legalitas. Meskipun pada versi awal fungsinya masih sangat terbatas, pengembang dan pengguna Linux berkembang cepat.

Pada September 1991, Linux versi 0.01 telah dirilis di peladen FTP ftp.funet.fi milik Finnish University and Research Network (FUNET). Rilis pertama tersebut memiliki 10.239 baris kode. Pada Oktober 1991, Linux versi 0.02 dirilis.

Pada Desember 1991, Linux 0.11 dirilis, versi ini adalah versi pertama yang di-host oleh Linus Torvalds sendiri. Linux 0.11 dapat dikompilasi oleh komputer yang menjalankan Linux 0.11. Saat ia merilis versi 0.12 di bulan Februari 1992, Torvalds mengadopsi GNU General Public License (GPL), dan berhenti menggunakan lisensi yang ia buat sendiri, yang tidak boleh didistribusikan secara komersial.

Newsgroup dengan nama alt.os.linux juga dibuat, dan pada 19 Januari 1992, kiriman pertama pada alt.os.linux dibuat. Pada 31 Maret 1992, alt.os.linux berubah menjadi comp.os.linux.

X Window System juga segera diport ke Linux. Pada Maret 1992, Linux versi 0.95 adalah versi pertama yang bisa menjalankan X. Lompatan versi yang jauh ini (dari 0.1x ke 0.9x) karena Torvalds merasa fitur-fiturnya sudah lumayan lengkap dan ia menganggap sudah layak untuk langsung ke versi 1.0. Namun, ternyata langkah ini terlalu berlebihan, karena dari tahun 1993 sampai awal 1994, muncul 15 versi perkembangan Linux 0.99.

Pada 14 Maret 1994, Linux 1.0.0 dirilis, dengan 176.250 baris kode. Pada Maret 1995, Linux 1.2.0 dirilis (310.950 baris kode).

Versi 2 Linux, dirilis pada 9 Juni 1996, dan diikuti oleh perubahan versi besar di bawah versi kepala 2:

  • 25 Januari 1999 - Linux 2.2.0 dirilis (1.800.847 baris kode).
  • 18 Desember 1999 - patch IBM mainframe untuk versi 2.2.13 diterbitkan, yang memperbolehkan Linux dijalankan di mesin bisnis.
  • 4 Januari 2001 - Linux 2.4.0 dirilis (3.377.902 baris kode).
  • 17 Desember 2003 - Linux 2.6.0 dirilis (5.929.913 baris kode).

Mulai 2004, proses rilis diubah dan kernel baru mulai dirilis rutin setiap 2-3 bulan, dengan nomor 2.60, 2.6.1, sampai 2.6.39.

Pada 21 Juli 2011 Linus Torvalds mengumumkan rilis Linux 3.0. Lompatan versi ini bukan karena perubahan teknologi besar-besaran dibandingkan dengan Linux 2.6.39; tetapi menandakan ulang tahun ke-20 kernel Linux. Proses waktu rilis tetap sama.

Per tahun 2012, Linux 3.2 telah memiliki 14.998.651 baris kode.

Referensi

Pranala luar


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29018818 (2026-03-08T11:35:11Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.