Lompat ke isi

Perantaian maju

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 23 Agustus 2026 03.48 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27381504; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Perantaian maju merupakan metode yang digunakan dalam sistem pakar dengan menggunakan sistem pelacakan ke depan. Tahapannya dimulai dari sekumpulan fakta dan berakhir di kesimpulan. Metode perantaian maju dimulai dari fakta-fakta yang sudah diketahui dalam sistem pakar. Selanjutnya premis yang telah disesuaikan dengan fakta yang sudah diketahui akan digunakan dengan menggunakan aturan tertentu. Fakta-fakta tersebut diberikan oleh pengguna yang digunakan untuk melakukan pengujian menggunakan aturan yang berakhir pada suatu kesimpulan berdasarkan fakta yang ada. Dimulai dari bagian kiri yakni dengan memakai kode IF yang merupakan pencocokan fakta atau pernyataan yaitu premis dari informasi dengan fakta sebagai masukan bagi komputer. Selanjutnya, akan diarahkan kepada kesimpulan yang memakai kode THEN.

Model

Perantaian maju dimodelkan dengan kode IF dan THEN. Kode IF menjadi informasi masukan yang bentuknya dapat berupa data, bukti, gejala, atau temuan lainnya. Sedangkan kode THEN merupakan kesimpulan yang bentuknya dapat berupa hipotesa, tujuan, penjelasan atau diagnosis. Metode perantaian maju sesuai untuk mengatasi masalah pengendalian dan peramalan.

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27381504 (2025-06-09T03:49:01Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.