Lompat ke isi

Decentraleyes

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 24 Agustus 2026 18.01 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Decentraleyes logo

Decentraleyes adalah ekstensi peramban bebas dan sumber terbuka yang digunakan untuk emulasi lokal jaringan pengantaran konten (content delivery network/CDN). Tugas utamanya adalah untuk memblokir koneksi ke CDN besar seperti Cloudflare dan Google (untuk tujuan privasi dan antipelacakan), kemudian menyediakan pustaka web (misalnya jQuery dan AngularJS) secara lokal di mesin pengguna.[1] Decentraleyes tersedia untuk peramban web Microsoft Edge, Mozilla Firefox + Firefox ESR, Google Chrome, Pale Moon, dan Opera.[2]

Gambaran

Decentraleyes dibundel dengan 14 pustaka JavaScript; AngularJS, Backbone.js, Dojo, Ember.js, Ext Core, jQuery, jQuery UI, Modernizr, MooTools, Prototype (termasuk script.aculo.us), SWFObject, Underscore.js, dan Web Font Loader. Ekstensi ini dapat mengalihkan koneksi dari jaringan Google Hosted Libraries, Microsoft Ajax CDN, CDNJS (Cloudflare), jQuery CDN (MaxCDN), jsDelivr (MaxCDN), Yandex CDN, Baidu CDN, Sina Public Resources, dan UpYun Libraries.[3] Dengan adanya pustaka yang telah dibundel ke dalam paket perangkat lunak, pustaka-pustaka tersebut akan dikirimkan kepada pengguna dari mesin mereka sendiri alih-alih dari peladen penyedia layanan CDN.[4] Pemblokiran koneksi ke layanan CDN diklaim dapat membuat waktu pemuatan halaman lebih cepat bagi pengguna akhir.[5]

Penerimaan

Lifehacker merekomendasikan Decentraleyes sebagai solusi untuk mencegah data pengguna dilacak oleh Google.[6] CloudPro, situs berita komputasi awan yang berbasis di Britania Raya, meng-endorse penggunaan Decentraleyes sebagai cara untuk memblokir serangan CDN MITM.[7]

Sejarah

Pada akhir tahun 2015, Decentraleyes pertama kali dirilis untuk peramban Firefox.[8]

Pada antara tahun 2016 hingga 2017, ekstensi sempalan bernama LocalCDN dibuat untuk peramban berbasis Chromium. LocalCDN memiliki fungsionalitas seperti Decentraleyes.[9][10]

Pada Oktober 2017, Decentraleyes versi 2.0.0 ditulis ulang dari awal. Perangkat lunak ini ditulis ulang agar memenuhi standar baru pengaya peramban Firefox, dan juga pemutakhiran pada versi ini meliputi perbaikan lain seperti antarmuka pengguna yang lebih konsisten dan lebih banyak dukungan terhadap bahasa yang ditulis dari kanan ke kiri.[11][12]

Pranala luar

Referensi

  1. Clifford Colby. Stay private and protected with the best Firefox security extensions. CNet. 22 Agustus 2018.
  2. Decentraleyes - Local CDN Emulation. decentraleyes.org.
  3. Decentraleyes - Free Software Directory. Free Software Foundation.
  4. Dwen Williams. Take privacy one step further and use this extension to block content delivery networks. The Next Web. 1 Februari 2016.
  5. Decentraleyes Firefox Add-On Speeds Up Page Loads by Emulating CDNs Locally. Softpedia News. 30 Maret 2016.
  6. Brendan Hesse. Mozilla's New Firefox Android App Only Supports These Extensions For Now. Lifehacker. 14 Februari 2020.
  7. Steve Clark. How to immunise your browser against the latest security threats. cloudpro.co.uk. 1 November 2018.
  8. Martin Brinkmann. Decentraleyes for Firefox loads CDN resources locally. Ghacks. 23 November 2015.
  9. Martin Brinkmann. Local CDN for Chrome. GHacks. 15 Februari 2017.
  10. James Fray. first commit. Local CDN’s Git repository. 1 Desember 2016.
  11. Release v2.0.0 · Synzvato/decentraleyes · GitHub. github.com. Synzvato.
  12. Decentraleyes version history - 14 versions – Add-ons for Firefox (en-US). addons.mozilla.org.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27931727 (2025-10-07T04:33:37Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.