Lompat ke isi

Analisis kriptografi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 24 Agustus 2026 18.05 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Analisis kriptografi adalah disiplin ilmu mengenai metode membaca pesan terenkripsi (tersandi) tanpa mengetahui informasi rahasia atau kunci yang seharusnya digunakan untuk membaca pesan tersebut. Dalam bahasa sehari-hari, analisis kriptografi bisa disebut sebagai ilmu memecahkan sandi (kode yang dienkripsi). Disiplin ilmu yang digunakan dalam kriptografi antara lain matematika, linguistik, logika, dan juga ilmu komputer.

Selain analisis matematis algoritma kriptografi, analisis kriptografi juga meliputi ilmu tentang serangan saluran samping yang tidak menyerang kelemahan algoritma, tetapi menyerang kelemahan implementasinya.

Analisis kriptografi pertama kali dicetuskan oleh ilmuwan Arab zaman kekhalifahan Abbasiyah, al-Kindi. Dalam bukunya, Sebuah Naskah dalam Memecahkan Pesan-Pesan Kriptografis, ia menjelaskan secara detail metode analisis frekuensi yang merupakan dasar bagi metode-metode analisis kriptografi. Analisis kriptografi terus berkembang sesuai perkembangan teknologi. Salah satu contoh terkenal adalah analisis kriptografi mesin Enigma pada Perang Dunia II. Pada pertengahan 1970-an, muncul kelompok baru kriptografi yang disebut kriptografi asimetrik. Penemuan ini menyebabkan terjadinya perubahan radikal pada metode-metode analisis kriptografi yang melibatkan matematika murni.

Lihat pula

Bacaan lebih lanjut

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28365286 (2025-11-07T03:44:22Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.