Lompat ke isi

Masalah terbuka

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 24 Agustus 2026 23.01 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Di dalam sains dan matematika, masalah terbuka atau pertanyaan terbuka adalah masalah yang diketahui, yang dapat dinyatakan secara akurat, dan belum terpecahkan (tidak ada solusi untuknya yang diketahui). Contoh yang terkenal untuk masalah terbuka yang berusia lama di dalam Matematika, yang sudah terpecahkan dan ditutup oleh para peneliti pada penghujung abad ke-20, adalah Teorema Terakhir Fermat[1] dan Teorema empat warna.[2][3]

Masalah terbuka yang penting hadir di berbagai lapangan, seperti ilmu komputer teoretis, fisika, dan matematika. Salah satu masalah terbuka yang paling penting di dalam biokimia adalah cara menduga struktur protein dari barisannya - ini adalah masalah pendugaan struktur protein.[4][5]

Adalah lazim ditemukan di program pascasarjana untuk menunjukkan masalah terbuka bagi para mahasiswa. Mahasiswa pascasarjana juga anggota fakultas sering terlibat di dalam penelitian untuk memecahkan masalah terbuka itu.

Lihat pula

Pranala luar

Referensi

  1. Gerd Faltings. The Proof of Fermat's Last Theorem by R. Taylor and A. Wiles. Notices of the AMS. 1995. Vol. 42 (7). hlm. halaman 743–746.
  2. K. Appel dan W. Haken (1977), "Setiap peta planar dapat diwarnai hanya dengan empat warna. Bagian I. Penyibakan", Illinois J. Math 21: 429-490. MR 58:27598d
  3. K. Appel, W. Haken, dan J. Koch (1977), "Setiap peta planar dapat diwarnai hanya dengan empat warna. Bagian II. Ketereduksian", Illinois J. Math 21: 491-567. MR 58:27598d
  4. M. Vendruscolo. Protein Folding in Contact Map Space. Physical Review Letters. 1999. Vol. 82 (3). hlm. 656–659. doi:10.1103/PhysRevLett.82.656.
  5. K.A. Dill. The protein folding problem: when will it be solved?. Current Opinion in Structural Biology. 2007. Vol. 17 (3). hlm. 342–346. doi:10.1016/j.sbi.2007.06.001.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29569523 (2026-08-13T04:15:01Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.