Lompat ke isi

Lingkungan (matematika)

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 24 Agustus 2026 23.11 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Neighborhood illust1

Dalam topologi dan bidang matematika yang terkait, lingkungan[1][2][3], disebut juga persekitaran[4][5] atau kitaran[6] () merupakan salah satu konsep dasar dalam ruang topologi. Konsep lingkungan terkait erat dengan konsep himpunan terbuka dan titik dalam. Secara intuitif, lingkungan dari suatu titik adalah himpunan titik yang mengandung titik tersebut, di mana seseorang dapat bergerak beberapa langkah ke segala arah dari titik tersebut tanpa keluar dari himpunan tersebut. Sifat-sifat matematika yang terkait dengan lingkungan tertentu disebut lokal, sebagai lawan dari global.

Definisi

Lingkungan suatu titik

Jika X adalah ruang topologi dan p adalah titik dalam X, lingkungan dari titik p adalah himpunan bagian V dari X yang memuat suatu himpunan terbuka U yang memuat p, sedemikian sehinggapUV.Definisi ini ekuivalen dengan titik pX yang termasuk interior topologis dari V di dalam X.

Lingkungan V harus suatu himpunan terbuka dalam X. Akan tetapi ketika V terbuka dalam X, maka V disebut lingkungan buka.[7] Beberapa penulis mensyaratkan bahwa lingkungan harus terbuka, tetapi harus diperhatikan juga kesepakatan tersebut.[8]

Suatu himpunan yang menjadi lingkungan bagi semua titik anggotanya adalah terbuka, karena himpunan itu dapat dinyatakan sebagai gabungan dari himpunan-himpunan buka yang memuat tiap-tiap titiknya. Segiempat tertutup, sebagaimana pada gambar berikut, bukan merupakan lingkungan dari semua titik-titiknya. Itu karena titik pada sudut segiempat tidak termuat dalam sebarang himpunan terbuka yang termuat dalam segiempat.

Koleksi dari semua lingkungan dari suatu titik disebut ' pada titik.

Lingkungan suatu himpunan

Jika S adalah subhimpunan dari suatu ruang topologis X, maka lingkungan dari S adalah himpunan V yang menyertakan suatu himpunan terbuka U yang memuat S:SUVX.Definisi di atas menyatakan bahwa suatu himpunan V adalah lingkungan dari S jika dan hanya jika V adalah lingkungan dari semua titik di dalam S. Lebih lanjut, V adalah lingkungan dari S jika dan hanya jika S adalah subhimpunan dari interior dari V. Suatu lingkungan dari S yang juga subhimpunan terbuka dari X disebut lingkungan buka dari S. lingkungan dari suatu titik hanyalah kasus istimewa dari definisi ini.

Ruang metrik

Dalam ruang metrik M=(X,d), himpunan V adalah lingkungan dari suatu titik p jika terdapat suatu bola terbuka yang berpusat pada titik p dan berjari-jari r>0, sehinggaBr(p)=B(p;r)={xX:d(x,p)<r}termuat di dalam V.

Himpunan V disebut lingkungan seragam dari himpunan S jika terdapat suatu bilangan positif r sehingga untuk semua anggota p dari S, Br(p)={xX:d(x,p)<r}termuat di dalam V.

Mengikuti syarat yang sama. Untuk r>0, lingkungan S berjari-jari r, yang dilambangkan Sr, adalah himpunan dari semua titik di dalam X yang berjarak kurang daripada r dari S. Definisi lainnya, Sr adalah gabungan dari semua bola terbuka berjari-jari r yang berpusat pada suatu titik di dalam S: Sr=pSBr(p).Hal ini mengikuti secara langsung bahwa lingkungan berjari-jari r adalah lingkungan seragam, dan bahwa suatu himpunan adalah lingkungan seragam jika dan hanya jika ia memuatu suatu lingkungan berjari-jari r untuk suatu nilai r.

Contoh

Diketahui bahwa himpunan bilangan real dengan ruang metrik Euklides biasa adalah suatu subhimpunan V didefinisikan sebagaiV:=nB(n;1/n), maka V adalah suatu lingkungan untuk himpunan bilangan asli , tetapi sayangnya suatu lingkungan seragam dari himpunan itu.

Pranala luar

Referensi

  1. Wahidah Alwi. Analisis Real. Rumah Cemerlang. 2021. hlm. 87. ISBN 978-623-5847-51-1.
  2. Parhaini Andriani,. Kalkulus Peubah Banyak. Sanabil. 2020. hlm. 59. ISBN 978-623-317-032-1.
  3. Abdul Mashadi dan Hadi. Analisis I. UR Press Pekanbaru. 2017. hlm. 60. ISBN 978-979-792-796-7.
  4. Prof Dr Manuharawati M.Si. Analisis Real 1. Zifatama Jawara. 2013-02-01. ISBN 978-602-1662-18-2.
  5. Wuryansari Muharini Kusumawinahyu. Fungsi Kompleks. Universitas Brawijaya Press. 2017-09-01. ISBN 978-602-432-295-3.
  6. Susiswo. Pengantar Topologi. Universitas Terbuka. 2019. ISBN 9786023925124.
  7. Jacques Dixmier. General Topology. Springer. 1984. hlm. 6. ISBN 0-387-90972-9.
  8. Ryszard Engelking. General Topology. Heldermann Verlag, Berlin. 1989. hlm. 12. ISBN 3-88538-006-4.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27534583 (2025-07-12T10:43:38Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.