Lompat ke isi

Dilatasi (geometri)

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 25 Agustus 2026 04.11 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Dalam geometri, khususnya transformasi geometri, dilatasi adalah suatu objek dua dimensi yang memperbesar atau memperkecil ukuran tanpa harus mengubah bentuk objek. Setiap objek sebelum dan sesudah dilatasi akan serupa dengan satu sama lain.

Misalnya, sebuah persegi dengan panjang sisinya adalah 3 satuan. Persegi tersebut dapat didilatasi menjadi 9 satuan, tetapi bentuk persegi tidak berubah. Contoh lainnya dapat dilihat pada gambar di samping. ABCDE adalah segilima. Untuk dilasi k, maka diperoleh ukuran yang lebih besar dari ABCDE, yaitu ABCDE.

Definisi

Dilatasi dari k merupakan transformasi bidang sehingga objek di O dan dilatasinya berada di O, di mana O adalah titik pusat. Ketika k>1, maka objek akan membesar dan begitu pula untuk k<1, objek akan mengecil,[1] serta ketika 0<k<1, maka objek mengalami kontraksi. Terkecuali untuk k=1, objek berupakan bentuk aslinya tanpa dilatasi. Objek di bidang koordinat terhadap dilasi k dengan pusat di titik asal dirumuskan:

(x,y)(x,y)=(kx,ky).

Lebih umumnya, jika titik bayangan didilatasikan di titik pusat sembarang, katakan (a,b), maka.

(x,y)(x,y)=(a+k(xa),b+k(ya)).

Catatan dan rujukan

Catatan

Rujukan

Daftar pustaka

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28748693 (2025-12-28T01:53:50Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.