Lompat ke isi

Adapromin

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung

Adapromin adalah obat antivirus yang termasuk dalam kelompok adamantana dan digunakan terutama di Rusia untuk pengobatan serta pencegahan influenza. Senyawa ini memiliki hubungan struktural dengan beberapa turunan adamantana lain, seperti amantadin (1-aminoadamantana), rimantadin (1-(1-aminoetil)adamantana), dan memantin (1-amino-3,5-dimetiladamantana). Adapromine diklasifikasikan sebagai analog alkil dari rimantadin dan menunjukkan aktivitas antivirus yang sebanding, tetapi memiliki cakupan aktivitas yang lebih luas karena dapat bekerja terhadap virus influenza tipe A dan tipe B. Pada dekade 1980-an, galur virus influenza tipe A yang resisten terhadap adapromin, rimantadin dan obat sejenis seperti deitiforin ditemukan di Mongolia dan Uni Soviet pada tahun 1980-an.

Data elektroensefalografi (EEG) yang diperoleh dari penelitian pada hewan menunjukkan bahwa adapromin dan beberapa turunan adamantana lainnya, termasuk amantadina, bromantana (1-amino-2-bromofeniladamantana), dan memantina, menimbulkan efek yang dikategorikan sebagai efek psiko­stimulan dan efek yang menyerupai antidepresan. Mekanisme yang mendasari respons tersebut dikaitkan dengan proses katekolaminergik. Efek psiko­stimulan turunan adamantana ini tercatat berbeda dari psiko­stimulan konvensional seperti amfetamin. Dalam literatur farmakologi, kelompok senyawa ini juga dicantumkan dalam kategori “adaptogen” dan “aktoprotektor”. Kategori tersebut digunakan untuk menggambarkan senyawa yang mendukung kapasitas fisiologis organisme dalam kondisi tekanan fisik maupun mental, tanpa menyematkan penilaian sifat farmakologis di luar hasil pengamatan empiris.

Pada tahun 2004, penelitian mengidentifikasi bahwa amantadin dan memantin berikatan dengan reseptor σ1 dan bertindak sebagai agonis dengan nilai Ki masing-masing 7,44 μM dan 2,60 μM. Aktivasi reseptor σ1 tersebut dipastikan berperan dalam efek dopaminergik amantadina pada kadar terapeutik. Temuan ini diperkirakan dapat diterapkan pada turunan adamantana lainnya, termasuk adapromine, rimantadina, dan bromantana, sehingga memberikan dasar biokimia bagi respons yang diamati pada kelompok senyawa ini dalam studi farmakologi.

Sintesis

Sintesis awal adapromine dilaporkan dalam paten yang diterbitkan DuPont pada tahun 1967. Proses sintesis dimulai dari 1-adamantankarbonat yang diubah menjadi klorida asam. Senyawa ini kemudian direaksikan dengan reagen Grignard yang dimodifikasi oleh kadmium untuk menghasilkan keton antara (intermediate 6). Tahap berikutnya melibatkan pembentukan oksiim melalui reaksi dengan hidroksilamina, kemudian reduksi menggunakan litium aluminium hidrida untuk memperoleh adapromine sebagai produk akhir.

Referensi

Pranala luar

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29336187 (2026-06-12T00:44:21Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.