Lompat ke isi

Ahmed Zewail

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Berkas:Ahmed Zewail HD2009 Othmer Gold Medal portrait.JPG
Ahmed Zewail HD2009 Othmer Gold Medal portrait

Ahmed Hassan Zewail () adalah seorang ilmuwan sains asal Mesir yang telah memenangkan Hadiah Nobel pada tahun 1999 dalam bidang kimia.

Dr. Zewail merupakan ilmuwan Muslim kedua setelah Prof. Abdus Salam dari Pakistan yang menerima penghargaan tersebut karena jasanya menemukan femtokimia, studi mengenai reaksi kimia melintasi femtoseconds.

Menggunakan teknik laser ultracepat (terdiri dari cahaya laser ultrapendek), teknik ini memberikan deskripsi reaksi pada tingkat atom. Dapat dilihat sebagai bentuk kehebatan tinggi dari cahaya fotografi.

Ia kemudian menetap di San Marino, California bersama istrinya Dema Zewail yang merupakan ahli obat-obatan di Universitas California (UCLA), Los Angeles.

Selain itu ia juga pernah mendapat Jabatan Linus Pauling dalam bidang Fisika Kimia di California Institute of Technology, Pasadena sejak tahun 1990.

Masa muda dan pendidikan

Ahmed Hassan Zewail dilahirkan pada tanggal 26 Februari 1946 di Mesir. Ia diketahui senang membaca dan mendengarkan musik. Minat utama Ahmed Hassan Zewail pada masa mudanya ialah dalam bidang matematika dan kimia. Di sisi lain, ia tidak menyukai ilmu sosial.

Keluarga

Ahmed Hassan Zewail memiliki 4 orang anak.

Pekerjaan

Ahmed Hassan Zewail memiliki dua kewarganegaraan yaitu Mesir dan Amerika Serikat. Ia pernah memegang 2 jabatan profesor di Caltech yaitu Profesor Fisika dan Kimia. Pada tahun 1999 M, Ahmed Zewail memenangkan Penghargaan Nobel Kimia.[1] Ahmed Hassan Zewail menjadi ilmuwan muslim kedua yang mendapat Hadiah Nobel dalam bidang kimia.

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28406233 (2025-11-11T03:15:09Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.