Lompat ke isi

Air terjun terbalik

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Kinder Downfall in reverse - geograph.org.uk - 711661

Air terjun terbalik merupakan fenomena alam dimana air terjun seakan-akan mengalirkan air keatas, alih-alih ke bawah seperti air terjun pada umumnya. Fenomena ini terjadi akibat adanya hembusan angin yang sangat kencang pada air terjun sehingga menghempas aliran air dan memberikan kesan seolah-olah air mengalir ke atas. Hembusan angin kencang dengan kecepatan di atas 75 km/jam biasanya dapat menyebabkan munculnya fenomena ini.[1]

Daftar lokasi yang diketahui

Fenomena air terjun terbalik telah dilaporkan di Australia, India, Jepang, Britania Raya, Amerika Serikat, dan berbagai kawasan lain di dunia yang memiliki potensi angin kencang. Contohnya meliputi:

Australia: Angin dengan kecepatan sekitar 70 km/jam menyebabkan terjadinya air terjun terbalik di sejumlah lokasi di Sydney, Central Coast, Mid North Coast, Hunter, Illawarra, serta di Royal National Park.[2][3][4]

India:

  • Air terjun di Naneghat pada Jalur Malshej Ghat dekat Mumbai menunjukkan fenomena serupa.
  • Di Desa Samrad, Lembah Sandhan, air terjun kerap memperlihatkan aliran yang terbalik selama musim hujan.
  • Di kawasan Bukit Amboli dekat Belgaum, sejumlah air terjun yang aktif pada musim hujan juga terdorong ke atas akibat hembusan angin kuat.[5]

Jepang: Di Taman Nasional Shiretoko, Air Terjun Furepe yang bermuara ke Laut Okhotsk diketahui dapat berbalik arah ketika terjadi angin kencang.[6][7]

Brasil: Cachoeira da Fumaça (Air Terjun Asap) di Taman Nasional Chapada Diamantina merupakan salah satu contoh lokasi yang menunjukkan fenomena tersebut.[8]

Chili: Air terjun di wilayah Talca turut tercatat mengalami peristiwa serupa.[9]

Britania Raya: Fenomena ini pernah diamati di Peak District dan sejumlah daerah dataran tinggi lainnya, terutama pada musim gugur dan musim dingin ketika angin kencang lebih sering terjadi. Air Terjun Kinder Downfall di kawasan Kinder Scout di Peak District secara berkala menunjukkan gejala air terjun terbalik.[10]

Irlandia: Pengamatan serupa terjadi di Tebing Moher pada saat badai Ciaran pada November 2023.

Amerika Serikat:

  • Fenomena air terjun terbalik tercatat di tebing Ivins, Utah, pada 16 Januari 2023, ketika angin menghasilkan arus udara naik yang cukup kuat untuk mendorong percikan air terjun ke arah dataran tinggi.[11]
  • Air Terjun Waipuhia di Oahu, Hawaii, juga diketahui mengalami pembalikan arah aliran akibat hembusan angin pasat timur laut.[12]

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28817712 (2026-01-14T03:16:06Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.