Lompat ke isi

Al-Biruni

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Al-Biruni

Abu Raihan Muhammad bin Ahmad al-Biruni (juga, Abu Raihan al-Biruni Biruni, al-Biruni), (bahasa Persia: ابوریحان محمد بن احمد بیرونی ; bahasa Arab: أبو الريحان محمد بن أحمد البيروني), () atau lahir pada 3 Dzulhijah 362 H, merupakan matematikawan Persia, astronom, fisikawan, sarjana, penulis ensiklopedia, filsuf, pengembara, sejarawan, ahli geografi, ahli farmasi dan guru, yang banyak menyumbang kepada bidang matematika, filsafat, obat-obatan.[1]

Al-Biruni dilahirkan di Khawarizmi, Turkmenistan atau Khiva di kawasan Danau Aral di Asia Tengah yang pada masa itu terletak dalam kekaisaran Persia. Dia belajar matematika dan pengkajian bintang dari Abu Nashr Mansur.

Kehidupan

Al-Biruni merupakan teman filusuf dan ahli obat-obatan Abu Ali Al-Hussain bin Abdullah bin Sina/Ibnu Sina, sejarawan, filsuf, dan pakar etik Ibnu Miskawaih, di universitas dan pusat sains yang didirikan oleh putera Abu Al Abbas Ma'mun Khawarazmshah, namun pada 1017 ia dikudeta, dalam kondisi kacau datanglah pasukan Sultan Mahmud dari Ghazni menaklukan. Abu Raihan Al-Biruni ikut mengembara ke India dengan Mahmud dari Ghazni dan menemani dia dalam ketenteraannya di sana, mempelajari bahasa, falsafah dan agama mereka dan menulis buku mengenainya.[2]

Buku Al-Biruni tentang sejarah India ditulis pada 1030 dan diterjemahkan pada 1888 ke dalam bahasa Inggris menjadi buku terlengkap tentang sejarah India. Dia juga menguasai beberapa bahasa diantaranya bahasa Yunani, bahasa Suriah, dan bahasa Berber, bahasa Sanskerta.

Ia juga membahas tentang geografi India. Menurutnya, lembah Sungai Hindus dan India pada umumnya, awalnya terbenam dalam laut dan kemudian secara bertahap menjadi penuh endapan yang dibawa air sungai (alluvium).

Beberapa tahun kemudian, al-Biruni menulis buku tentang masalah-masalah geometri, aritmetika, astronomi dan astrologi berjudul Tafhim li Awa'il Sina'atut Tanjim. Selain itu, khusus di bidang astronomi, ia menulis al-Qanun al-Mas'udi fil Hai'ah wan Nujum. Buku ini juga memperoleh penghargaan di Barat dan menjadi bacaan standar di berbagai universitas Barat selama beberapa abad. Sementara dalam bidang pertambangan ia menulis al-Jamahir fi Ma'rifatil Jawahir pada 1041. Sedangkan di bidang kedokteran al-Biruni menulis as-Saydala fit Thib. Buku ini bisa dibilang ensiklopedi kedokteran lengkap yang merangkum informasi tentang kedokteran dan pengobatan pada masanya.


Pada tahun 1050/442H al-Biruni meninggal dunia dalam usia 77 tahun (Masehi) atau 80 tahun dalam hitungan tahun Hijriyah.

Karya

Al-Biruni menulis banyak buku dalam bahasa Persia (bahasa ibunya) dan bahasa Arab.

Berikut karya-karya Al-Biruni ialah:

  • Ketika berusia 17 tahun, dia meneliti garis lintang bagi Kath, Khwarazm, dengan menggunakan altitude maksima matahari.
  • Ketika berusia 22 tahun, dia menulis beberapa hasil kerja ringkas, termasuk kajian proyeksi peta, "Kartografi", yang termasuk metodologi untuk membuat proyeksi belahan bumi pada bidang datar.
  • Ketika berusia 27 tahun, dia telah menulis buku berjudul "Kronologi" yang merujuk kepada hasil kerja lain yang dihasilkan oleh dia (sekarang tiada lagi) termasuk sebuah buku tentang astrolab, sebuah buku tentang sistem desimal, 4 buku tentang pengkajian bintang, dan 2 buku tentang sejarah.
  • Dia membuat penelitian mengenai jari-jari Bumi senilai 6.339,6 kilometer (hasil ini diulang di Barat pada abad ke 16).

Hasil karya Al-Biruni melebihi 120 buah buku.

Sumbangannya pada bidang matematika yakni:

Pranala luar

Referensi

  1. Tim Republika. DARI PENAKLUK JERUSALEM HINGGA ANGKA NOL. Republika Penerbit. 2002-06-26. hlm. 64. ISBN 978-623-279-024-7.
  2. Tim Republika. DARI PENAKLUK JERUSALEM HINGGA ANGKA NOL. Republika Penerbit. 2002-06-26. hlm. 64. ISBN 978-623-279-024-7.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28925028 (2026-02-04T04:39:37Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.