Aluminium(II) oksida
Aluminium(II) oksida atau aluminium monoksida adalah sebuah senyawa anorganik dari aluminium dan oksigen dengan rumus kimia AlO. Senyawa ini telah terdeteksi dalam fase gas setelah ledakan granat berlapis aluminium di atmosfer atas[1][2][3] dan dalam spektrum serapan bintang.[4]
Aluminium(II) oksida adalah salah satu oksida aluminium (dengan yang paling umum adalah aluminium(III) oksida, Al2O3). Senyawa ini merupakan contoh senyawa aluminium(II) yang langka karena aluminium biasanya berada dalam bilangan oksidasi +3.
Lihat pula
Referensi
- ↑ D. C. Tyte. Red (B2Π–A2σ) Band System of Aluminium Monoxide. Nature. 1964. Vol. 202 (4930). hlm. 383. doi:10.1038/202383a0.
- ↑ D. C. Tyte. The dissociation energy of aluminium monoxide. Proc. Phys. Soc. 1967. Vol. 92 (4). hlm. 1134–1137. doi:10.1088/0370-1328/92/4/339.
- ↑ Johnson E. R. Further spectral observations of grenade glow clouds in the lower thermosphere. Australian Journal of Physics. 1967. Vol. 20 (5). hlm. 577. doi:10.1071/ph670577.
- ↑ Merrill, P. W. Absorption Spectra of M-Type Mira Variables. Astrophysical Journal. 1962. Vol. 136. hlm. 21. doi:10.1086/147348.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27514796 (2025-07-09T00:53:26Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.