Ameba
Ameba ( amoibe, artinya "berubah") terkadang disebut sebagai ameboid, adalah sebuah jenis sel atau organisme uniseluler dengan kemampuan untuk mengubah bentuk tubuhnya, biasanya dengan memanjangkan dan menarik kembali pseudopodia mereka. Ameba bukanlah sebuah satu kelompok taksonomis, tetapi merupakan jenis organisme yang dapat ditemukan di semua garis keturunan utama pada Eukaryota, Sel amuboid bukan hanya dapat ditemukan pada protozoa, tetapi juga dapat ditemukan pada fungi, alga, dan hewan.
Biasanya mikrobiolog menggunakan istilah "ameboid" dan "ameba" secara bergantian untuk merujuk semua organisme yang memiliki pergerakan ameboid.
Pada sistem-sistem klasifikasi yang lebih tua, kebanyakan ameba ditempatkan pada kelas atau subfilum Sarcodina, yang merupakan sebuah pengelompokan organisme bersel satu yang memiliki pseudopodium atau bergerak dengan aliran protoplasmik. Namun, studi filogenetika molekuler menunjukkan bahwa pengelompokan ini bukan sebuah kelompok monofiletik. Sejak saat itu, organisme-organisme ameba tidak lagi dikelompokkan dalam satu kelompok.
Protista amuboid yang paling umum dikenal adalah Chaos carolinense dan Amoeba proteus, yang mana keduanya sudah sering dikultivasi dan dipelajari baik di ruang kelas dan dilaboratorium. Spesies-spesies lainnya yang lebih umum diketahui mencakup "ameba pemakan otak" Naegleria fowleri, parasit usus Entamoeba histolytica, yang dapat menyebabkan amebiasis, dan "ameba sosial" multisel atau jamur lendir Dictyostelium discoideum.
Etimologi
"Ameba" berasal dari bahasa Yunani amoibe, yang artinya "berubah". Genus Amiba dicetuskan pertama kali oleh ahli ilmu alam Prancis Bory de Saint-Vincent pada tahun 1822. Ilmuwan lain pada masa itu, C. G. Ehrenberg, mengadopsi genus tersebut untuk klasifikasinya tentang makhluk mikroskopis, tetapi mengganti ejaannya menjadi Amoeba. Dalam bahasa Inggris, ejaan amoeba .
Pola makan
Ameba mengambil makanan dengan menggunakan kaki semu. Ketika mengambil makanan, ameba akan mengeluarkan beberapa zat pencernaan yang membuat nutrisi pada makanan terserap pada tubuhnya. Sisa makanan akan dikeluarkan dari tubuh ameba untuk dibuang. Keberadaan amoeba tidak dapat diamati oleh mata manusia secara langsung. Ameba hanya dapat teramati oleh mata manusia dengan bantuan mikroskop. Keberadaab ameba dapat ditemukan di rawa, danau atau pada bebatuan di dasar laut. Ameba akan membelah diri menjadi dua ketika telah mencapai usia dewasa. Tiap bagian yang terbelah dari tubuhnya berubah menjadi makhluk hidup yang baru.
Referensi
Catatan kaki
Daftar pustaka
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29316071 (2026-06-06T00:30:43Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.