Lompat ke isi

Anakronisme

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung

Anakronisme (dari kata Yunani , "melawan" dan , "waktu") adalah ketidaksesuaian kronologis dalam suatu karya, khususnya penempatan seseorang, peristiwa, benda, atau adat-istiadat yang tidak sesuai dengan latar waktunya. Jenis anakronisme yang umum terjadi adalah penempatan objek yang tidak sesuai dengan latar waktu/zaman pada karya yang ditampilkan. Namun, anakronisme juga bisa berupa ungkapan verbal, teknologi, gagasan filosofis, gaya musik, material, tumbuhan atau hewan, kebiasaan, atau hal lainnya yang eksis atau identik pada suatu periode/zaman tertentu, tapi ditampilkan di luar periode/zaman tersebut.

Suatu anakronisme bisa terjadi dengan sengaja maupun tidak sengaja. Anakronisme yang disengaja dapat ditampilkan pada karya sastra atau seni untuk membantu penikmatnya agar lebih mudah terbawa suasana pada periode bersejarah yang sedang diceritakan/ditampilkan. Anakronisme juga bisa digunakan dengan maksud menampilkan retorika, komedi, atau kejutan. Anakronisme yang tidak disengaja bisa terjadi apabila pengarang, seniman, atau pelakon pertunjukan tidak terlalu mengetahui perbedaan teknologi, bahasa, adat-istiadat, atau busana pada zaman yang berbeda-beda.

Contoh

Daftar pustaka

Pranala luar

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28225747 (2025-10-29T14:05:20Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.