Lompat ke isi

Anis Sabirin

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung

Anis Sabirin atau yang juga dikenal Anis Sabirin Ramzi, adalah seorang penulis fiksi dan nonfiksi Malaysia, yang dikenal karena tulisan-tulisannya yang feminis pada tahun 1960-an.[1]

Pendidikan & kehidupan awal

Anis Sabirin lahir di kota Johor Bahru, Malaysia pada tanggal 1 Maret 1936. Ia memulai pendidikan awal di Sekolah Melayu & Sekolah Agama di Johor Bahru. Kemudian meneruskan pendidikan di Sekolah Putri Sultan Ibrahim, Johor Bahru, Universitas Malaya Singapura (Sarjana Seni). Kemudian ia memperoleh beasiswa Fulbright ke Amerika (Magister Ilmu Politik). Selanjutnya, gelar Doktor di Claremont Graduate School (Ekonomi). Dari tahun 1960 hingga 1967 ia menjabat sebagai peneliti DBP. Ia juga Ketua Komite Terminologi Filsafat serta Sekretaris Komite Terminologi Sastra dan Sekretaris Komite Penyelidikan Pernyataan Razak (1959). Esai ini diterbitkan dalam Peranan Wanita Baru yang diterbitkan oleh Utusan Melayu Publishing pada tahun 1969.[2]

Tulisan feminis pada tahun 1960-an

Anis Sabirin muncul sebagai bagian dari gelombang penulis perempuan terkemuka pada tahun 1960-an, bersama Salmi Manja, Khadijah Hashim, Adibah Amin, dan lainnya. Mereka berupaya mengkaji perubahan peran perempuan pada periode ini, yang ditandai dengan pergeseran budaya yang besar. Karya Sabirin pada periode ini mendahului gelombang penulisan feminis yang lebih besar di Malaysia pada dekade-dekade berikutnya.[3]

Ia mulai menerbitkan cerita dan artikel di berbagai penerbitan termasuk Dewan Sastera [ ms ], terutama "Realisme Sebagai Satu Aliran Sastera" pada tahun 1962.  Kemudian, pada tahun 1966 ia menerbitkan kumpulan cerita pendek pertamanya, Dari Bayang Ke Bayang ("Dari Bayangan ke Bayangan").  20 cerita dalam kumpulan tersebut meneliti kesulitan yang dihadapi oleh perempuan tradisional dan modern, yang semuanya menderita dengan satu atau lain cara karena tekanan harapan masyarakat.[4]

Sabirin lebih mengeksplorasi cara pergeseran budaya yang memengaruhi perempuan dalam kumpulan esainya tahun 1969 Peranan Wanita Baru ("Peran Wanita Baru").  Dia mengkritik norma-norma sosial yang membatasi perempuan, dan dia mengejek penggambaran stereotip perempuan oleh penulis laki-laki dalam literatur yang ada, menjadi salah satu penulis perempuan Malaysia pertama yang menyoroti masalah ini.[5]

Referensi

  1. Alicia Izharuddin. Anis Sabirin: suara feminis lantang yang terkubur. Malay Mail. 2015-03-09.
  2. Feminisme. Anis Sabirin: Peranan Wanita Baru. Jurnal Sang Pemula. 2024-11-18.
  3. Tham Seong Chee. LITERARY RESPONSE AND THE SOCIAL PROCESS – An Analysis of Cultural and Political Beliefs among Malay Writers. Southeast Asian Journal of Social Science. 1975. Vol. 3 (1). hlm. 85–106.
  4. Tham Seong Chee. LITERARY RESPONSE AND THE SOCIAL PROCESS – An Analysis of Cultural and Political Beliefs among Malay Writers. Southeast Asian Journal of Social Science. 1975. Vol. 3 (1). hlm. 85–106.
  5. Tham Seong Chee. LITERARY RESPONSE AND THE SOCIAL PROCESS – An Analysis of Cultural and Political Beliefs among Malay Writers. Southeast Asian Journal of Social Science. 1975. Vol. 3 (1). hlm. 85–106.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28719733 (2025-12-20T01:43:19Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.