Anomali neutrino lebih cepat dari cahaya OPERA 2011

Pada tahun 2011, eksperimen Oscillation Project with Emulsion-tRacking Apparatus (OPERA) secara keliru melaporkan hasil pengamatan yang menunjukkan bahwa neutrino tampak bergerak lebih cepat daripada cahaya. Bahkan sebelum sumber kesalahan tersebut ditemukan, hasil ini sudah dianggap sebagai suatu anomali, sebab kecepatan yang melampaui cahaya dalam ruang hampa secara umum diyakini melanggar teori relativitas khusus, sebuah landasan utama dalam pemahaman fisika modern selama lebih dari satu abad.
Pada 8 Juni 2012, setelah dilakukan penelitian dan analisis lanjutan, direktur penelitian CERN, Sergio Bertolucci, menyatakan bahwa kecepatan neutrino ternyata sepadan dengan kecepatan cahaya. Siaran pers yang diumumkan pada Konferensi Internasional Fisika dan Astrofisika Neutrino ke-25 di Kyoto menegaskan bahwa hasil awal OPERA adalah keliru, disebabkan oleh kegagalan peralatan.[1]
Kemudian, pada 12 Juli 2012, tim OPERA memperbarui makalah mereka dengan memasukkan sumber-sumber kesalahan baru dalam perhitungan. Hasil yang diperoleh menunjukkan kesesuaian antara kecepatan neutrino dan kecepatan cahaya.
Pranala luar
- OPERA: What Went Wrong
- BBC documentary on the OPERA result
- OPERA Main Page
- CNGS Neutrino beam at CERN
- OPERA publications
- Webcast of OPERA neutrino anomaly presentation by Dario Autiero
- Works which cite the OPERA result
- Resource list of The Net Advance of Physics
- Another summary of OPERA-related arXiv papers
- CERN OPERA neutrinos travel faster than light, September 22, 2011, YouTube
- The Neutrinos CERN interview.faster than light Einstein might have been wrong?! HD, YouTube, September 23, 2011
- CERN/LNGS researchers' discussion of how to check the time transfer
Referensi
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28383807 (2025-11-08T13:28:31Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.