Lompat ke isi

Asam trikloroasetat

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung

Asam trikloroasetat (nama sistematis: asam trikloroetanoat), disingkat TCA, adalah analog dari asam asetat, dengan ketiga atom hidrogen dari gugus metil digantikan oleh atom-atom klorin. Senyawa ini merupakan asam yang cukup kuat (pKa = 0.77, lebih kuat dari disosiasi kedua asam sulfat). Senyawa ini dibuat melalui reaksi klorin dengan asam asetat bersama katalis yang cocok.

CH3COOH + 3Cl2 → CCl3COOH + 3HCl

Senyawa ini banyak digunakan dalam bidang biokimia, untuk pengendapan makromolekul seperti protein, DNA dan RNA. Garam natriumnya digunakan sebagai pembasmi rumput liar. Larutan yang mengandung asam trikloroasetat digunakan untuk penghapus tato dan pengobatan kutil, termasuk kutil kelamin (aman digunakan selama kehamilan). Garam-garam dari asam trikloroasetat disebut trikloroasetat. Reduksi sebagian dari asam trikloroasetat menghasilkan asam dikloroasetat, merupakan suatu obat aktif yang berpotensi dapat menyembuhkan penyakit kanker.

Sejarah

Asam asetat ditemukan oleh Jean-Baptiste Dumas pada 1840, dan memberikan contoh mengejutkan kepada teori radikal dan valensi organik, yang berevolusi secara perlahan. Teori ini berlawanan dengan kepercayaan Jöns Jakob Berzelius, memulai perselisihan yang panjang antara Dumas dan Berzelius.

Referensi

Lihat pula


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28992896 (2026-02-26T04:06:50Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.