Lompat ke isi

Asimtot

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Asymptotic curve hvo1

Dalam geometri analitis, asimtot dari sebuah kurva adalah sebuah garis yang sedemikian rupa sehingga jarak antara kurva dan garis tersebut mendekati nol seiring x atau y (salah satu atau keduanya) mendekati takhingga. Beberapa sumber menyertakan persyaratan bahwa kurva mungkin tidak melewati garis tanpa batas, tetapi ini tidak biasa bagi penulis modern. Dalam geometri projektif dan konteks terkait, asimtot dari sebuah kurva adalah garis yang bersinggungan dengan kurva pada titik di takhingga.[1][2][3]

Kata asimtot berasal dari bahasa Yunani ἀσύμπτωτος (asumptōtos) yang berarti 'tidak jatuh bersama' dari ἀ 'tidak' + σύν 'bersama' + πτωτ-ός 'jatuh'. Istilah ini diperkenalkan oleh Apollonius dari Perga dalam karyanya tentang irisan kerucut. Dengan makna yang berbeda dengan makna modern, ia menggunakannya untuk mengartikan setiap garis yang tidak memotong kurva yang diberikan.[4]

Ada tiga jenis asimtot: asimtot horizontal, vertikal, dan miring. Untuk kurva yang diberikan oleh grafik fungsi asimtot horizontal adalah garis horizontal yang mendekati kurva seiring x mendekati Asimtot vertikal adalah garis-garis vertikal di dekat fungsi yang tumbuh tanpa terikat. Asimtot miring memiliki kemiringan yang tidak nol, tetapi terbatas, sehingga mendekati kurva seiring x mendekati

Lebih umumnya, suatu kurva adalah asimtot lengkung dari yang lain (sebagai lawan dari asimtot linear) jika jarak antara dua kurva cenderung nol seiring mendekati takhingga, meskipun istilah asimtot dengan sendirinya biasanya diartikan sebagai asimtot linear.

Asimtot menyampaikan informasi tentang perilaku kurva dalam ukuran besar dan penentuan asimtot suatu fungsi merupakan langkah penting dalam membuat sketsa grafiknya.[5] Studi tentang asimtot fungsi, ditafsirkan dalam arti luas, membentuk bagian dari subjek analisis asimtotik.

Asimtot fungsi

Asimtot yang sering ditemui dalam kalkulus adalah asimtot dari kurva yang berbentuk Asimtot tersebut dapat dicari dengan limit.

Asimtot vertikal

Garis x = a adalah asimtot vertikal dari fungsi jika setidaknya salah satu pernyataan berikut terpenuhi:

  1. limxaf(x)=±
  2. limxa+f(x)=±

dengan limxa adalah limit x mendekati a dari kiri (dari nilai yang lebih kecil) dan limxa+ adalah limit x mendekati a dari kanan.

Asimtot horizontal

Asimtot horizontal adalah garis mendatar yang didekati kurva seiring Garis horizontal y = c adalah asimtot horizontal dari fungsi y = ƒ(x) jika

limxf(x)=c atau limx+f(x)=c.

Asimtot miring

Ketika asimtot linear tidak paralel dengan sumbu x atau y, ia disebut dengan asimtot miring. Suatu fungsi f(x) memiliki asimtot (m ≠ 0) jika

limx+[f(x)(mx+c)]=0 atau limx[f(x)(mx+c)]=0.

Referensi

  1. Benjamin Williamson. An elementary treatise on the differential calculus. 1899.
  2. Jeffrey Nunemacher. Asymptotes, Cubic Curves, and the Projective Plane. Mathematics Magazine. 1999. Vol. 72 (3). hlm. 183–192. doi:10.2307/2690881.
  3. Louis A. Talman. "Asymptotes".
  4. D.E. Smith. History of Mathematics. 1958. Vol. 2.
  5. Tom M. Apostol. Calculus, Vol. 1: One-Variable Calculus with an Introduction to Linear Algebra. John Wiley & Sons. 1967. ISBN 978-0-471-00005-1., §4.18.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27980664 (2025-10-15T18:22:54Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.