Lompat ke isi

Bahan kontak pangan

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
HK Plastic Recycling mark black food container Resin identification code 1 PET in Feb-2014

Bahan kontak pangan adalah bahan atau material yang dirancang untuk kontak langsung atau bersentuhan dengan makanan. Kontak makanan bisa berupa wadah atau kemasan pangan seperti gelas atau kaleng minuman ringan. Kontak juga bisa juga berupa kontak saat proses produksi atau pembuatan seperti mesin di pabrik makanan atau mesin kopi. Bahan kontak pangan dapat dibuat dari berbagai bahan, seperti plastik, karet, kertas, pelapis, logam, dan sebagainya. Dalam banyak kasus, kombinasi bahan juga digunakan. Misalnya, kotak karton untuk jus dapat dibuat dari (dari dalam ke luar) lapisan plastik, aluminium, kertas, cetakan, dan lapisan atas.[1]

Selama kontak dengan makanan, molekul atau zat tertentu dapat bermigrasi[2] dari bahan kontak pangan ke dalam makanan, misalnya, melalui blooming. Karena itu, di beberapa negara terdapat peraturan mengenai bahan kontak pangan untuk memastikan keamanan pangan.[3]

Bacaan lanjutan

  • LFGB Article 30 & 31 (German regulations)

Referensi

  1. Joy L. Frestedt. Chapter 5 - Food Contact Substances. Academic Press. 2017-01-01. hlm. 115–159. doi:10.1016/b978-0-12-805470-3.00005-3. ISBN 978-0-12-805470-3.
  2. Bijak dalam Menggunakan Kemasan Pangan. Badan POM. Badan Pengawas Obat Dan Makanan Republik Indonesia.
  3. Food Contact Materials - European Commission. food.ec.europa.eu.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27931297 (2025-10-07T04:11:20Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.