Bajak laut Barbaria

Bajak laut Barbaria atau dikenal juga sebagai bajak laut Ottoman, adalah bajak laut dari Afrika Utara yang aktif sampai awal dan pertengahan abad ke-19.
Lanun Barbar menjalankan aktivitas mereka di Afrika Utara, khususnya di Laut Tengah, Tunis, Tripoli, Aljir, Salé, dan pelabuhan-pelabuhan di Maghribi. Afrika Utara yang juga dikenal sebagai Pantai Ottoman. Banyak kapal-kapal dagang dari Eropa yang ingin ke Asia telah dibajak. Kegiatan ini berlangsung sampai abad ke-19 terutama semenjak Perang Salib. Penduduk Afrika Utara secara umum dipanggil Berber.
Bajak laut yang terkenal adalah Barbarosa Ottoman bersaudara. Singkatannya Hizir (Hayrreddin) dan kakaknya Oruç. Mereka menguasai daerah Aljir pada abad ke-16 selama tiga abad terutama saat Kekaisaran Ottoman karena semakin banyak kapal dagang berlayar di Laut Tengah.
Bajak laut lain yang terkenal adalah Turgut Reis (Dragut), Kemal Reis, Salih Reis, dan Koca Murat Reis.
Sejarah
Meskipun kegiatan bajak laut telah ada sejak kejatuhan Kekaisaran Romawi, tetapi kegiatan ini semakin terang-terangan dan aktif saat Dinasti Berber. Pusat utama bajak laut adalah di kota Bougie karena paling jahat dan ganas. Kuasa bajak laut ini semakin kuat pada abad ke-16 dan ke-17. Kegiatan ini semakin kurang pada abad ke-18 ketika Prancis menjajah Aljir pada 1830.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26118718 (2024-08-03T07:34:39Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.