Lompat ke isi

Banjir Thailand 2011

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
US Navy 111022-N-WW409-445 An SH-60F Sea Hawk helicopter assigned to Helicopter Anti-Submarine Squadron (HS) 14, flies around the Bangkok area with

Banjir Thailand 2011 adalah sebuah banjir besar yang melanda beberapa provinsi di Thailand. Banjir ini diakibatkan oleh musim hujan yang terjadi pada tahun 2011 di Thailand. Diperkirakan 2,3 juta orang terkena dampak dari banjir ini dan 813 orang tewas. Banjir ini diperkirakan menyebabkan kerugian sampai 156.700.000.000 baht (5,1 miliar USD) pada 18 Oktober. Banjir telah menggenangi sekitar enam juta hektare lahan, lebih dari 300.000 hektare lahan adalah lahan pertanian. Banjir ini terjadi di 58 provinsi, dari Provinsi Chiang Mai di Utara sampai ibu kota Bangkok di dekat muara sungai Chao Phraya. Tujuh kawasan industri utama telah terendam setinggi 3 meter (10 kaki) dan terjadi selama 40 hari.[1]

Bank Dunia memperkirakan kerusakan dan kerugian ekonomi akibat banjir mencapai 1.425 triliun baht (USD$46,5 miliar) per 1 Desember 2011. Sebagian besar hal ini disebabkan oleh industri manufaktur, karena tujuh kawasan industri besar terendam air sedalam 3 meter (9,8 kaki) saat banjir terjadi. Gangguan pada rantai pasokan manufaktur memengaruhi produksi mobil regional dan menyebabkan kekurangan hard disk drive secara global yang berlangsung sepanjang tahun 2012.

Perkiraan Bank Dunia untuk bencana ini berarti bencana ini menempati peringkat keempat bencana paling merugikan di dunia pada tahun 2011 hanya dilampaui oleh gempa bumi dan tsunami Tōhoku 2011 di Jepang, gempa bumi besar Hanshin, dan Badai Katrina pada tahun 2005. Sebuah studi pada tahun 2015 menunjukkan peningkatan kemungkinan terjadinya potensi banjir serupa dengan intensitas banjir tahun 2011 di masa depan.

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27869631 (2025-09-22T09:44:38Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.