Batas Armstrong
Batas Armstrong atau garis Armstrong adalah ketinggian dengan tekanan atmosfer yang begitu rendah (0,0618 atmosfer atau ) hingga air mendidih pada suhu tubuh manusia: 37 °C (98,6 °F). Istilah ini dinamai dari Harry George Armstrong, pendiri Departemen Kedokteran Angkasa Angkatan Udara Amerika Serikat pada tahun 1947 di Randolph Field, Texas. Armstrong adalah orang pertama yang menemukan fenomena ini, yang muncul di ketinggian di mana manusia tidak dapat bertahan hidup bila lingkungan sekitarnya tidak dipresurisasi. Di Bumi, batas Armstrong dilaporkan berada di ketinggian antara 18.900 hingga 19.350 meter (62.000 hingga 63.500 kaki, atau sekitar ).
Lihat pula
Catatan kaki
Pranala luar
- US Naval Flight Surgeon's Manual. Chapter 1 is Physiology of Flight
- Ebullism at 1 Million Feet: Surviving Rapid/Explosive Decompression
- The Engineering ToolBox: “Air Pressure and Altitude above Sea Level”
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 22383416 (2022-12-20T06:38:03Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.