Benralizumab
Benralizumab adalah antibodi monoklonal yang ditujukan terhadap rantai alfa reseptor interleukin-5 (CD125). Obat ini dikembangkan oleh MedImmune untuk pengobatan asma. Sekarang obat ini dipasarkan oleh Astrazeneca.
Dua uji klinis fase III benralizumab melaporkan telah memenuhi titik akhir primernya pada tahun 2016. Obat ini disetujui oleh [[Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) pada bulan November 2017 untuk pengobatan asma eosinofilik berat. Obat ini ditetapkan sebagai obat piatu oleh FDA untuk pengobatan esofagitis eosinofilik pada bulan Agustus 2019.
Efek samping yang umum termasuk reaksi di tempat suntikan, yang dilaporkan pada 2,2% pasien (dibandingkan dengan 1,9% untuk plasebo) dalam uji klinis.
Uji klinis
Pada bulan November 2024, studi ABRA menemukan bahwa dosis tunggal benralizumab bisa lebih efektif bila disuntikkan pada titik eksaserbasi dibandingkan dengan tablet steroid yang digunakan saat ini pada pasien berisiko tinggi terkena asma atau penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).
Referensi
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28383898 (2025-11-08T13:42:58Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.