Lompat ke isi

Berkedip

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung

Berkedip adalah fungsi tubuh berupa penutupan kelopak mata semi-otonom dengan cepat. Kedipan ditentukan oleh penutupan paksa kelopak mata atau inaktivasi levator palpebrae superioris dan aktivasi bagian palpebra orbicularis oculi, bukan buka dan tutup penuh. Berkedip memiliki fungsi penting dalam menjaga mata, yang membantu menyebarkan air mata dan menghilangkan iritasi dari permukaan kornea dan konjungtiva.

Berkedip mungkin memiliki fungsi lain karena biasanya memiliki interval lebih sering daripada yang diperlukan hanya untuk menjaga mata tetap terlumasi. Para peneliti berpendapat bahwa berkedip dapat membantu kita melepaskan perhatian kita; setelah onset berkedip, aktivitas kortikal otak menurun di jaringan punggung dan meningkat di jaringan mode default, yang berkaitan dengan pemrosesan internal. Kecepatan kedipan dapat dipengaruhi oleh unsur-unsur seperti kelelahan, cedera mata, pengobatan, dan penyakit. Interval kedipan ditentukan oleh "pusat berkedip", tetapi juga dapat dipengaruhi oleh stimulus eksternal.

Beberapa hewan, seperti kura-kura dan hamster, saling mengedipkan mata satu sama lain untuk berkomunikasi. Manusia juga mengedipkan mata dan menggunakan kedipan satu mata, sebagai bentuk bahasa tubuh.

Referensi

Pranala luar


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29195069 (2026-05-05T11:02:44Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.