Betriksaban
Betriksaban, yang dijual dengan berbagai nama merek, adalah sejenis antikoagulan yang digunakan untuk mencegah pembekuan darah di pembuluh darah vena pada orang dewasa berisiko yang dirawat di rumah sakit karena suatu penyakit. Obat ini memiliki tingkat perdarahan yang lebih tinggi dibandingkan dengan enoxaparin. Cara mengonsumsi obat ini adalah dengan diminum.
Efek samping yang umum terjadi termasuk pendarahan, serta mungkin reaksi alergi. Aman atau tidaknya penggunaan obat ini pada saat hamil masih belum jelas. Obat ini tergolong penghambat faktor Xa langsung.
Penggunaan Betrixaban untuk keperluan medis disetujui di Amerika Serikat pada tahun 2017; tapi dihentikan setelahnya. Persetujuan atas penggunaan obat ini di Eropa ditolak pada tahun 2018 karena adanya kekhawatiran mengenai efektivitas dan keamanannya.
Sejarah
Betriksaban awalnya dikembangkan oleh Millennium Pharmaceuticals. Portola Pharmaceuticals memperoleh hak atas betriksaban pada tahun 2004 dan mengembangkannya bersama Merck. Pada tahun 2011, Merck menghentikan pengembangan bersama.
Obat ini telah menjalani uji klinis untuk pencegahan emboli setelah bedah lutut dan untuk pencegahan strok setelah fibrilasi atrium non-katup. Betriksaban juga dipelajari dalam uji klinis fase III berskala besar untuk tromboprofilaksis jangka panjang pada pasien penyakit akut. Sebelumnya, apiksaban dan rivaroksaban gagal menunjukkan rasio risiko/manfaat positif pada indikasi ini dibandingkan dengan enoksaparin. Uji coba APEX membandingkan betriksaban dengan enoksaparin dan melibatkan 7513 pasien. Tingkat kejadian VTE yang lebih rendah ditemukan pada kelompok betriksaban tanpa peningkatan perdarahan mayor dibandingkan dengan enoksaparin. Berdasarkan hasil ini, betriksaban disetujui oleh FDA pada tanggal 23 Juni 2017, menjadi DOAC pertama yang disetujui untuk profilaksis lanjutan pada pasien rawat inap.
Betriksaban juga telah ditinjau oleh EMA tetapi tidak menerima persetujuan pemasaran di UE terutama karena kekhawatiran akan peningkatan risiko perdarahan dan tidak adanya agen pembalik.
Referensi
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28869971 (2026-01-19T07:59:16Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.