Lompat ke isi

Biawak timor

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung

Biawak timor (Varanus timorensis) adalah spesies biawak katai asli Pulau Timor, Indonesia. Biawak ini hidup di daratan dan pepohonan. Spesies biawak ini dapat dipelihara dan dikembangbiakkan dalam penangkaran manusia.

Penyebaran

Biawak ini asli Pulau Timor, tetapi juga tersebar di pulau-pulau sekitarnya seperti di Pulau Sawu dan Pulau Rote.

Deskripsi fisik

Biawak timor adalah jenis kadal terbesar yang hidup di Pulau Timor. Warna dasar tubuhnya hitam kehijauan dengan bintik-bintik bundar berwarna kuning pucat tak beraturan di punggungnya. Bagian perut berwarna lebih pucat. Mata berwarna hitam dan moncong berbentuk runcing. Ekornya berwarna sama dengan punggung. Panjang tubuhnya mencapai 61 cm dengan berat antara 100 gram hingga 350 gram.

Habitat dan Perilaku

Habitat biawak timor adalah hutan belukar dataran rendah. Namun, habitatnya telah banyak yang dijadikan lahan pertanian. Meskipun demikian, biawak timor juga ditemukan pada daerah dengan ketinggian 700 meter di atas permukaan laut. Biawak ini pandai berenang dan memanjat. Biasanya biawak ini berteduh di bawah pohon untuk menghindari panas matahari.

Biawak timor memangsa kalajengking, ular kawat, belalang, laba-laba, dan cecak sebagai makanan utamanya.

Reproduksi

Diperkirakan biawak timor berkembang biak pada awal musim kemarau (Mei hingga Juli). Dalam penangkaran, Biawak timor dapat mengerami sekitar 7 hingga 11 butir telur selama jangka waktu 93 hingga 186 hari. Ketika menetas, panjang tubuh anakan sekitar 16.3 hingga 17.4 cm. Jumlah jantan dan betina yang menetas tidak jauh berbeda.

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29095131 (2026-04-02T03:43:30Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.