Lompat ke isi

Bumi yang bulat

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
John Gower world Vox Clamantis detail

Konsep Bumi yang bulat kembali ke abad ke-6 SM pada filsafat Yunani kuno dan filsafat India. Di Yunani, konsep ini dikemukakan oleh Pythagoras.[1] Di India, konsep Bumi bulat diakui dalam Shatapatha Brahmana dan Aitareya Brahmana.

Konsep ini menggantikan konsep awal mengenai Bumi datar.

Bacaan lanjutan

Referensi

  1. D.R. Dicks. Early Greek Astronomy to Aristotle. 1970. hlm. 72-198. ISBN 9780801405617.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27196156 (2025-04-27T01:19:26Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.