Lompat ke isi

Cat akrilik

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Pyrrole Red Dab

Cat akrilik adalah cat yang cepat kering terbuat dari pigmen tersuspensi dalam emulsi polimer akrilik. Cat akrilik larut dalam air, tetapi menjadi tahan air saat kering. Tergantung pada seberapa banyak cat diencerkan dengan air, atau dimodifikasi dengan gel akrilik, media, atau pasta, lukisan akrilik jadi dapat menyerupai cat air, gouache atau lukisan minyak, atau memiliki karakteristik uniknya sendiri yang tidak dapat dicapai dengan media lain.[1]

Otto Röhm menciptakan resin akrilik, yang dengan cepat diubah menjadi cat akrilik. Pada awal 1934, dispersi resin akrilik yang dapat digunakan pertama kali dikembangkan oleh perusahaan kimia Jerman BASF, yang dipatenkan oleh Rohm dan Haas. Cat sintetis pertama kali digunakan pada tahun 1940-an, menggabungkan beberapa sifat minyak dan cat air.[2] Antara tahun 1946 dan 1949, Leonard Bocour dan Sam Golden menemukan cat akrilik solusi di bawah merek cat Magna. Ini adalah cat berbasis mineral spirit.[3] Akrilik dibuat secara komersial pada 1950-an.

Pranala luar

Referensi

  1. Art Materials. Daler Rowney. 2012-02-15.
  2. Phaidon Press. The 20th-Century art book. Phaidon Press. 2001. ISBN 0714835420.
  3. Terry Fenton online essay about Kenneth Noland, and acrylic paint, accessed April 30, 2007

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 24506397 (2023-10-11T16:43:19Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.