Lompat ke isi

Clostridium tetani

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung

Clostridium tetani adalah bakteri yang menyebabkan penyakit tetanus.

Karakteristik

Bakteri ini memiliki bentuk morfologi menyerupai batang, dengan bagian bulat pada ujungnya yang menyerupai penabuh genderang. Bakteri ini ditemukan dalam keadaan tunggal, berpasangan atau terkadang dalam rantai panjang dan filamen. C. tetani tumbuh optimal pada suhu

Bakteri ini mampu membentuk spora saat kondisi lingkungan tempat hidupnya bersifat kurang mendukung pertumbuhannya. Jika diwarnai dengan pewarnaan gram, bakteri ini bersifat gram positif. Syarat hidup optimalnya adalah pada kondisi tidak ada oksigen (anaerob). Bakteri ini bersifat patogen dan berbahaya karena mengeluarkan racun yang disebut tetanospasmin. Racun ini bersifat neurotoksin, yang akan menyerang daerah saraf tepi (perifer) pada manusia dan menyebabkan kejang otot. Racun baru akan dikeluarkan bila kondisi hidupnya pada tubuh manusia. Racun ini juga dapat menghancurkan sel darah merah dan leukosit.

Habitat

Bakteri ini terdapat pada bagian luar tubuh manusia dan tersebar luas di tanah. Bakteri ini juga dapat ditemukan pada usus dan feses kuda.

Patogenesis

Sifat patogen bakteri ini akan terjadi bila tubuh terluka dan terjadi luka yang dalam, seperti luka tusukan paku, pecahan kaca, atau luka yang terkena kotoran. Luka yang terkena kotoran atau tertutup dapat menyebabkan kondisi anaerob yang ideal bagi pertumbuhan Clostridium tetani, luka bernanah dan gigi berlubang juga dapat menjadi jalur masuk bakteri ini. Masa inkubasi tetanus berkisar antara 2-14 hari.


Rujukan

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26161259 (2024-08-12T04:49:21Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.