Dekarboksilasi
Dekarboksilasi merujuk pada reaksi kimia yang menyebabkan sebuah gugus karboksil (-COOH) terlepas dari senyawa semula menjadi karbon dioksida (CO2), dengan pengaruh enzim dekarboksilase
Dalam biokimia
Dekarboksilasi biosintetik asam amino menjadi amina yang umum meliputi:
- triptofan menjadi triptamina
- fenilalanina menjadi feniletilamina
- tirosina menjadi tiramina
- histidina menjadi histamina
- serina menjadi etanolamina
- asam glutamat menjadi GABA
- lisina menjadi kadaverina
- arginina menjadi agmatina
- ornitina menjadi putresina
- 5-HTP menjadi serotonin
- L-DOPA menjadi dopamina
Reaksi-reaksi karboksilasi lainnya yang ada pada siklus asam sitrat meliputi:
- piruvat menjadi asetil-KoA
- oksalosuksinat menjadi asam α-ketoglutarat
- asam α-ketoglutarat menjadi suksinil-CoA.
Enzim-enzim yang mengkatalisasi reaksi dekarboksilasi disebut dekarboksilase atau karboksi-liase (nomor EC 4.1.1).
Dalam kimia organik
Dalam retrosintesis, reaksi dekarboksilasi dapat dianggap sebagai lawan dari reaksi homologasi karena panjang rantai berkurang satu karbon.
Reaksi dekarboksilasi sering kali memerlukan pemanasan yang ekstensif dalam pelarut bertitik didih tinggi. Garam tembaga sering ditambahkan sebagai katalis. Pemanasan asam karboksilat dengan kapur soda juga dapat menyebabkan dekarboksilasi. Pemanasan produk sintesis malonat ester dengan asam klodrida juga menyebabkan dekarboksilasi.
Elektrolisis Kolbe — elektrolisis garam asam karboksilat menghasilkan produk dimer yang terdekarboksilasi:
- CH3COOH → CH3COO− → CH3COO· → CH3· + CO2
- 2CH3· → CH3CH3
Reaksi ini berjalan melalui mekanisme radikal.
Lihat pula
Referensi
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29695543 (2026-09-03T11:11:13Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.