Deklarasi Toronto
Deklarasi Toronto: Perlindungan Hak atas Kesetaraan dan Non-Diskriminasi dalam Sistem Pembelajaran Mesin adalah sebuah deklarasi internasional yang menekankan praktik bertanggung jawab dalam pengembangan dan penerapan sistem pembelajaran mesin. Dokumen ini diterbitkan secara bersama oleh sejumlah organisasi hak asasi manusia, termasuk Amnesty International dan Access Now, dengan penandatangan tambahan dari Human Rights Watch dan Yayasan Wikimedia.[1] Deklarasi ini pertama kali dipublikasikan pada konferensi RightsCon pada tanggal 16 Mei 2018.[2][3]
Deklarasi Toronto menyoroti masalah bias algoritmik dan potensi diskriminasi yang dapat muncul dari penggunaan pembelajaran mesin dan kecerdasan buatan dalam berbagai konteks, termasuk penegakan hukum, sistem kesejahteraan sosial, layanan kesehatan, dan platform komunikasi daring. Dokumen ini juga menyinggung risiko privasi informasi data sebagai dampak sekunder dari penerapan teknologi tersebut.[4]
Tujuan utama Deklarasi Toronto adalah menetapkan standar yang konkret dan dapat diterapkan bagi pemerintah dan sektor swasta,[5] termasuk rekomendasi tindakan reparatif bagi individu yang menjadi korban diskriminasi algoritmik.[6]
Isi
Deklarasi ini terdiri atas 59 pasal yang terbagi ke dalam enam bagian, membahas mengenai Hukum internasional tentang hak asasi manusia, tugas negara, tanggung jawab aktor sektor swasta, dan hak atas pemulihan yang efektif.[7]
Pembukaan
Deklarasi diawali dengan pertanyaan mengenai pertanggungjawaban atas pelanggaran hak asasi manusia yang mungkin timbul dari sistem pembelajaran mesin. Dokumen ini menegaskan bahwa semua pihak yang terlibat dalam pengembangan dan penerapan teknologi, baik di sektor publik maupun swasta, harus mempertimbangkan dampak terhadap hak asasi manusia, sesuai dengan hukum, prinsip, dan standar internasional yang berlaku. Hak asasi manusia yang disebutkan meliputi hak atas privasi dan perlindungan data, hak atas kebebasan berekspresi dan berserikat, hak untuk berpartisipasi dalam kehidupan budaya, kesetaraan di hadapan hukum, dan akses terhadap pemulihan yang efektif. Fokus utama deklarasi adalah pada hak atas kesetaraan dan non-diskriminasi.[8]
Kerangka hukum hak asasi manusia internasional
Deklarasi menggunakan kerangka hukum hak asasi manusia internasional untuk mendefinisikan diskriminasi, menyediakan mekanisme pertanggungjawaban, serta menjamin pemulihan bagi korban. Diskriminasi menurut definisi Komite Hak Asasi Manusia PBB didefinisikan sebagai setiap perbedaan, pengecualian, pembatasan, atau preferensi berdasarkan ras, warna kulit, jenis kelamin, bahasa, agama, pandangan politik atau lainnya, asal-usul sosial atau nasional, status harta, kelahiran, atau status lainnya, yang bertujuan atau berdampak mengurangi pengakuan dan pelaksanaan hak secara setara oleh semua individu.[9]
Referensi
- ↑ Russell Brandom. New Toronto Declaration calls on algorithms to respect human rights. The Verge. 2018-05-16.
- ↑ The Toronto Declaration • Toronto Declaration. Toronto Declaration.
- ↑ BBC World Service - Digital Planet, The Toronto Declaration. BBC.
- ↑ The Toronto Declaration: Protecting the right to equality and non-discrimination in machine learning systems. The Toronto Declaration. Amnesty International and Access Now. May 16, 2018.
- ↑ Chris Burt. Toronto Declaration calls for application of human rights frameworks to machine learning. Biometric Update. 2018-05-17.
- ↑ The Toronto Declaration on Machine Learning calls for AI that protects human rights. Futurism. 16 May 2018.
- ↑ The Toronto Declaration. www.torontodeclaration.org.
- ↑ The Toronto Declaration: Protecting the right to equality and non-discrimination in machine learning systems. The Toronto Declaration. Amnesty International and Access Now. May 16, 2018.
- ↑ General Comment No. 18: Non-discrimination. United Nations Human Rights Committee. 1989.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29003662 (2026-03-02T01:29:22Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.