Dolutegravir/lamivudin/tenofovir
Dolutegravir/lamivudin/tenofovir (DTG/3TC/TDF) adalah obat antiretroviral kombinasi dosis tetap yang digunakan untuk mengobati HIV/AIDS. Obat ini merupakan kombinasi dari dolutegravir, lamivudin, dan tenofovir disoproksil. Pada tahun 2019, obat ini didaftarkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai pengobatan lini pertama untuk orang dewasa, dengan efavirenz/lamivudin/tenofovir sebagai alternatif. Obat ini diminum.
Efek sampingnya mungkin termasuk kesulitan tidur, penambahan berat badan, dan ruam. Meskipun ada kekhawatiran bahwa penggunaan selama kehamilan mengakibatkan peningkatan risiko cacat tabung saraf sebesar 0,2% pada bayi; hal ini tidak mengesampingkan penggunaannya, dan penggunaannya tetap direkomendasikan setelah trimester pertama. Penggunaan tidak direkomendasikan pada mereka yang memiliki masalah ginjal. Obat kombinasi ini adalah salah satu jenis terapi antiretroviral.
Obat ini ada dalam Daftar Obat Esensial Organisasi Kesehatan Dunia. Di beberapa negara, obat ini tersedia sebagai obat generik.
Kegunaan medis
Pada tahun 2019, obat ini didaftarkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai pengobatan lini pertama untuk orang dewasa dengan HIV/AIDS, dengan tenofovir/lamivudin/efavirenz sebagai alternatif. Obat ini dapat digunakan pada orang dengan HIV yang disertai tuberkulosis, tetapi jika orang tersebut menggunakan rifampisin, dosis dolutegravir yang lebih besar diperlukan.
Efek samping
Efek sampingnya mungkin termasuk kesulitan tidur dan penambahan berat badan. Meskipun ada kekhawatiran bahwa penggunaan selama kehamilan mengakibatkan peningkatan risiko cacat tabung saraf sebesar 0,2% pada bayi; hal ini tidak mengesampingkan kemungkinan penggunaannya, sehingga penggunaannya tetap direkomendasikan setelah trimester pertama. Obat ini tidak boleh digunakan bersama dengan dofetilida.
Masyarakat dan budaya
Ekonomi
Di negara berkembang, biaya pengobatannya sekitar US$75 per tahun. Pengobatan ini dianggap lebih hemat biaya dibandingkan tenofovir/lamivudin/efavirenz pada tahun 2019.
Referensi
Pranala luar
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28444274 (2025-11-13T04:57:12Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.