Dominasi (ekologi)
Dominasi ekologis adalah kondisi bilamana satu atau beberapa spesies memiliki pengaruh yang besar, mengontrol spesies-spesies lainnya pada komunitas ekologi mereka (karena ukuran mereka yang besar, populasi, produktivitas atau faktor-faktor lainnya yang berhubungan) atau mencakup potongan biomassa yang lebih besar. Komposisi dan kelimpahan suatu spesies pada suatu ekosistem dapat dipengaruhi dengan spesies dominan yang ada di sana.
Pada kebanyakan ekosistem di dunia, biolog telah mengobservasi secara berulang-ulang sebuah kurva tingkat-kelimpahan yang mana ekosistem terdiri dari segelintir spesies yang sangat melimpah, namun lebih banyak spesies yang lebih langka dengan jumlah yang sedikit. Ahli botani Denmark Christen C. Raunkiær mendeskripsikan fenomena ini sebagai "hukum frekuensi"nya pada 1918, yang mana pada hukum itu ia menyadari bahwa pada komunitas-komunitas dengan satu spesies yang mencakup kebanyakan biomassa disana, keanekaragaman spesies biasanya lebih rendah.
Referensi
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28686315 (2025-12-11T02:08:35Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.