Ekonazol
Ekonazol adalah obat antijamur dari kelas imidazol. Obat ini dipatenkan tahun 1968, dan disetujui untuk penggunaan medis tahun 1974.
Kegunaan dalam medis
Ekonazol digunakan sebagai krim untuk mengobati infeksi kulit seperti tinea pedis, kurap, panau, dan gatal selangkangan. Ekonazol juga dijual di Kanada dengan merek dagang Ecostatin sebagai ovula vagina untuk mengobati kandidiasis vagina.
Ekonazol nitrat menunjukkan sifat anti-makan yang kuat terhadap ngengat pakaian biasa yang mencerna keratin, Tineola bisselliella.
Efek samping
Sekitar 3% pasien yang diobati dengan krim ekonazol nitrat melaporkan efek samping. Gejala yang paling umum adalah rasa terbakar, gatal, kemerahan (eritema infektiosum), dan satu kali ruam gatal.
Sintesis
Imidazol yang tidak memiliki gugus nitro tidak lagi memiliki aktivitas antiprotozoa, namun obat tersebut merupakan agen antijamur yang efektif.
Alkilasi imidazol (2) dengan bromoketon (1) yang dibuat dari o,p-dikloroasetofenon menghasilkan produk pemindahan (3). Reduksi keton dengan natrium borohidrida menghasilkan alkohol yang sesuai (4). Alkilasi alkoksida dari alkohol tersebut dengan p-klorobenzil klorida menghasilkan ekonazol (5); alkilasi dengan o,p-diklorobenzil klorida menghasilkan mikonazol.
Dalam budaya masyarakat
Merek
Obat ini dijual dengan nama merek Spectrazole (Amerika Serikat) dan Ecostatin (Kanada), dan lain-lain. Obat ini merupakan komponen Pevisone, Ecoderm-TA, ECOSONE, dan Econazine, (ekonazol/triamsinolon).
Referensi
Pranala luar
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28112914 (2025-10-19T03:19:19Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.