Lompat ke isi

Eliminasi (farmakologi)

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung

Dalam farmakologi, eliminasi adalah proses di mana obat dipecah dan/atau dikeluarkan. Eliminasi obat terjadi baik melalui ekskresi melalui urin atau empedu/feses, atau melalui metabolisme. Bagian dari beberapa obat juga dapat dikeluarkan melalui keringat dan gas anestesi dikeluarkan melalui udara yang dihembuskan.

Ukuran eliminasi adalah klirens atau waktu paruh (t½). Hati dan ginjal adalah dua organ yang memiliki pengaruh paling besar terhadap eliminasi obat dari darah. Hal ini menjelaskan mengapa orang lanjut usia, anak kecil/bayi, dan orang dengan penyakit ginjal atau hati harus menyesuaikan dosis obat mereka untuk menghindari kadar obat yang toksik dalam darah.

Kelarutan obat menentukan bagaimana obat tersebut dikeluarkan. Obat terdiri dari bagian-bagian zat yang larut dalam lemak dan air, sehingga obat dikeluarkan sebagian melalui metabolisme di hati, sebagian lagi melalui ginjal.

Referensi

Pranala luar


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27351989 (2025-06-03T09:12:16Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.