Empagliflozin/linagliptin
Empagliflozin/linagliptin adalah obat diabetes kombinasi dosis tetap yang digunakan untuk mengobati diabetes melitus tipe 2. Obat ini merupakan kombinasi empagliflozin dengan linagliptin. Obat ini diminum.
Efek samping yang paling umum termasuk infeksi saluran kemih, nasofaringitis, dan infeksi saluran napas atas.
Obat ini disetujui untuk digunakan di Amerika Serikat pada Januari 2015, untuk digunakan di Uni Eropa pada November 2016, dan untuk digunakan di Australia pada Desember 2016.
Sejarah
Persiapan kombinasi ini dikembangkan dan dipasarkan oleh Boehringer Ingelheim dan Eli Lilly and Company dengan nama merek Glyxambi.
Kegunaan medis
Di Amerika Serikat, empagliflozin/linagliptin diindikasikan sebagai tambahan diet dan olahraga untuk meningkatkan kontrol glikemik pada orang dewasa dengan diabetes melitus tipe 2, serta untuk mengurangi risiko kematian kardiovaskular pada orang dewasa dengan diabetes melitus tipe 2 dan penyakit kardiovaskular yang sudah ada.
Di Uni Eropa, empagliflozin/linagliptin diindikasikan pada orang dewasa berusia 18 tahun ke atas dengan diabetes melitus tipe 2:
- untuk meningkatkan kontrol glikemik ketika metformin dan/atau sulfonilurea serta empagliflozin atau linagliptin tidak memberikan kontrol glikemik yang memadai
- ketika sudah diobati dengan kombinasi bebas empagliflozin dan linagliptin.
Efek samping
Efek samping yang paling umum termasuk infeksi saluran kemih, nasofaringitis, dan infeksi saluran napas atas. Efek samping yang paling serius termasuk ketoasidosis (kadar asam darah tinggi yang disebut "ketoasid"), pankreatitis (radang pankreas), hipersensitivitas (reaksi alergi) dan hipoglikemia (kadar gula darah rendah).
Referensi
Bacaan lebih lanjut
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28128283 (2025-10-22T11:07:25Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.