Lompat ke isi

Enkapsulasi (biologi)

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung

Enkapsulasi adalah proses penangkapan partikel padat, butiran cairan dan gas dalam lapisan tipis. Partikel yang dienkapsulasi merupakan mikro- atau makro-kapsul dan memiliki diameter rata-rata antara sepersepuluh milimikron sampai beberapa ribu mikron; contoh: dari 0,1-1000 mikron, lebih disukai 0.5-500, lebih disukai lagi bila 1-300, tapi lebih disukai lagi dari 10-200 dan 20-150 mikron. Jumlah poliol dari produk yang dienkapsulasi berkisar antara 22,5-95% dari total berat produk tersebut. Tapi, jumlah poliol yang lebih disukai adalah 30-80% dari berat keseluruhan, dan lebih disukai bila 35-70% berat dan terutama 40-60% berat keseluruhan dari produk yang dienkapsulasi. Poliol yang digunakan harus dapat diterima sebagai makanan dan dapat merupakan molekul berdasarkan hidrokarbon rantai lurus atau bercabang yang memiliki setidaknya 2 grup hidroksi dalam rantai karbonnya. Contohnya, poliol dapat merupakan dihydric alcohol, trihydric alcohol atau glikol seperti gliserol, sorbitol, propilen glikol atau sirop jagung atau kombinasinya. Poliol yang digemari adalah cairan.

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28541232 (2025-11-18T17:35:11Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.