Lompat ke isi

Etoksilasi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung

Dalam kimia organik, etoksilasi adalah reaksi kimia saat etilena oksida () ditambahkan pada sebuah substrat. Etoksilasi adalah alkoksilasi yang paling banyak dipraktikkan, yang melibatkan penambahan epoksida pada substrat.

Dalam aplikasi yang biasa, alkohol dan fenol diubah menjadi , dengan n berkisar antara 1 hingga 10. Senyawa semacam itu disebut etoksilat alkohol. Etoksilat alkohol sering diubah menjadi spesies terkait yang disebut etoksisulfat. Etoksilat alkohol dan etoksisulfat adalah surfaktan, yang digunakan secara luas dalam produk kosmetik dan produk komersial lainnya.[1] Proses ini sangat penting bagi industri, dengan lebih dari 2.000.000 ton metrik dari berbagai etoksilat diproduksi di seluruh dunia pada tahun 1994.[2]

Referensi

  1. Smulders, E. Ullmann's Encyclopedia of Industrial Chemistry. Wiley-VCH. 2011. doi:10.1002/14356007.a08_315.pub3. ISBN 978-3527306732.
  2. Arno Cahn. Proceedings of the 3rd World Conference on Detergents: Global Perspectives. The American Oil Chemists Society. 30 Januari 1994. hlm. 141. ISBN 978-0-935315-52-3.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 25193531 (2024-01-20T04:19:34Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.