Lompat ke isi

FC Twente

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung

Football Club Twente () kadang-kadang dikenal secara internasional sebagai FC Twente Enschede, adalah klub sepak bola profesional asal Belanda yang berasal dari kota Enschede.

Klub ini didirikan pada tahun 1965 melalui penggabungan antara juara Belanda tahun 1926, Sportclub Enschede, dan Enschedese Boys. FC Twente memiliki koleksi trofi yang mencakup Piala KNVB, Johan Cruyff Shield, dan gelar juara Eredivisie. Mereka juga pernah menjadi runner-up Eredivisie dalam dua musim lainnya, serta finis di posisi kedua dalam ajang Piala UEFA. Selain itu, mereka telah memenangkan Piala Belanda sebanyak tiga kali, dengan kemenangan terakhir diraih pada tahun 2011. Sejak tahun 1998, kandang FC Twente adalah stadion De Grolsch Veste. Sejak 2019, tim ini bermain di Eredivisie, divisi teratas dalam sepak bola Belanda. Nama klub ini diambil dari wilayah Twente, yang terletak di bagian timur provinsi Overijssel.

Sejarah

FC Twente didirikan pada tahun 1965 melalui penggabungan Sportclub Enschede (SC Enschede) dan Enschedese Boys. Salah satu pendahulunya, SC Enschede, pernah menjuarai liga Belanda pada tahun 1926.[1] Setelah merger, Twente langsung menunjukkan performa kuat di bawah pelatih Kees Rijvers, dengan pemain-pemain kunci seperti Epi Drost, Eddy Achterberg, Kick van der Vall, dan Theo Pahlplatz. Klub finis di posisi kedua Eredivisie musim 1973–74 setelah kalah dari Feyenoord di laga penentuan, dan mencapai final Piala UEFA 1975, kalah dari Borussia Mönchengladbach setelah menyingkirkan tim kuat seperti Juventus.

Pada tahun 1977, Twente meraih trofi besar pertamanya, Piala KNVB.[2] Namun, performa klub menurun di awal 1980-an dan terdegradasi ke Eerste Divisie pada 1983. Twente kembali setahun kemudian dan bertahan di Eredivisie, meskipun sempat dikenal karena gaya main yang membosankan dengan banyak hasil imbang. Meski begitu, Twente tetap rutin lolos ke kompetisi Eropa.

Akhir 1990-an membawa ambisi baru, termasuk finis ketiga di liga pada 1997 dan juara Piala KNVB pada 2001. Namun, masalah keuangan kembali muncul dan pada 2003, induk klub dinyatakan bangkrut. Meski hampir bubar, Twente berhasil bangkit kembali. Di bawah kepemimpinan Joop Munsterman dan pelatih Steve McClaren, klub meraih masa kejayaannya.

Musim 2009–10 menjadi puncaknya ketika Twente menjuarai Eredivisie untuk pertama kalinya, hanya kalah dua kali sepanjang musim. Kemenangan ini membawa mereka ke Liga Champions dan McClaren menjadi pelatih Inggris pertama yang memenangkan liga Belanda sejak Bobby Robson. Twente juga menambah gelar Piala KNVB pada 2011 serta memenangkan Piala Johan Cruijff.

Namun pada 2015, klub kembali dilanda krisis keuangan.[3] Munsterman mundur, Twente mendapat pengurangan poin, dan melakukan pemangkasan besar-besaran. KNVB sempat memutuskan Twente harus terdegradasi pada 2016, tetapi klub menang banding dan tetap bertahan. Meski begitu, mereka akhirnya terdegradasi pada 2018, mengakhiri 34 tahun bermain di kasta tertinggi.

Twente kembali promosi pada 2019 usai menjuarai Eerste Divisie. Meskipun sukses itu diraih bersama Marino Pušić, ia digantikan oleh Gonzalo García, lalu oleh Ron Jans pada 2020. Di bawah Jans dan direktur teknik Jan Streuer, Twente dibangun kembali dengan kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda. Musim 2021–22 berakhir dengan finis di posisi keempat, menandai kembalinya klub ke kompetisi Eropa setelah delapan tahun. Setelah musim yang kuat, Twente finis di tempat keempat dalam tabel liga dan lolos ke babak kualifikasi ketiga Liga Konferensi Eropa UEFA 2022–23; kembalinya mereka pertama ke Eropa dalam delapan tahun.[4]

Klub Affliasi

Titel

Nasional

Internasional

Pemain

[15]

Dipinjamkan

Top skorer tim dari musim ke musim

Musim Nama Gol
1963–64 Melchior Rutte 13
1964–65 Jeroen Driessen 12
1965–66 Hans Roordink 11
1966–67 Jan Jeuring 10
1967–68 Dick van Dijk 22
1968–69 Dick van Dijk 30
1969–70 Antal Nagy 17
1970–71 Jan Jeuring 17
1971–72 René van de Kerkhof 10
1972–73 Jan Jeuring 13
1973–74 Johan Zuidema 14
1974–75 Johan Zuidema 10
1975–76 Jan Jeuring 20
1976–77 Arnold Mühren 13
1977–78 Ab Gritter 15
1978–79 Ab Gritter 14
1979–80 Hallvar Thoresen 11
1980–81 Hallvar Thoresen 15
1981–82 Manuel Sánchez Torres 15
1982–83 Martin Koopman 7
1983–84 Billy Ashcroft 21
1984–85 Willy Carbo 15
1985–86 Martin Koopman 8
1986–87 Ulrich Wilson 8
1987–88 Piet Keur 17
1988–89 Piet Keur 16
Musim Nama Gol
1989–90 Claus Nielsen 14
1990–91 Claus Nielsen 16
1991–92 Youri Mulder 18
1992–93 Prince Polley 11
1993–94 Edwin Vurens 10
1994–95 Michel Boerebach 12
1995–96 Arnold Bruggink 11
1996–97 John Bosman 20
1997–98 John Bosman
Jan van Halst
Antti Sumiala
6
1998–99 Jan Vennegoor of Hesselink 21
1999–00 Jan Vennegoor of Hesselink 19
2000–01 Jan Vennegoor of Hesselink 15
2001–02 Jack de Gier 6
2002–03 Ellery Cairo 7
2003–04 Blaise Nkufo 14
2004–05 Blaise Nkufo 16
2005–06 Blaise Nkufo 12
2006–07 Blaise Nkufo 22
2007–08 Blaise Nkufo 22
2008–09 Blaise Nkufo 16
2009–10 Bryan Ruiz 24
2010–11 Marc Janko 15
2011–12 Luuk de Jong 25
2012–13 Luc Castaignos 13

Pelatih

Periode Pemasok kostum
1982–1984 Adidas
1984–1985 Admiral
1985–1990 Adidas
1990–1995 Hummel
1995–1998 Adidas
1998–2001 Fila
2001–2008 Umbro
2008–2011 Diadora
2011–2012 BURRDA
2012–2016 Nike
2016–2019 Sondico
2019–2020 Kick's 21
2020–2023 Meyba
2023– Castore

Pranala luar

Situs resmi
Situs pendukung
Situs berita

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29262613 (2026-05-23T09:11:01Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.