Lompat ke isi

Film plastik

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Kodak Instamatic X-15 2015-11-28 penultimate roll of 126 film

Film plastik adalah material tipis fleksibel yang terbuat dari berbagai jenis polimer plastik. Material ini banyak digunakan dalam industri kemasan, pertanian, dan aplikasi teknis lainnya karena sifatnya yang ringan, transparan, dan dapat dibuat kedap air.

Sejarah

Pengembangan film plastik modern dimulai pada awal abad ke-20 dengan penemuan seluloid. Pada tahun 1933, Imperial Chemical Industries (ICI) mengembangkan polietilena yang menjadi bahan dasar sebagian besar film plastik saat ini.[1]

Jenis-jenis

Film plastik dapat diklasifikasikan berdasarkan bahan pembuatnya:

Berdasarkan material

Berdasarkan struktur

Aplikasi

  • Kemasan makanan: Kemasan fleksibel untuk produk segar dan olahan[2]
  • Pertanian: Mulsa plastik, rumah kaca
  • Kedokteran: Kemasan steril, alat kesehatan sekali pakai
  • Konstruksi: Lapisan kedap air, insulasi

Dampak lingkungan

Film plastik menjadi perhatian lingkungan karena:

Upaya pengurangan dampak termasuk pengembangan film bioplastik dan program daur ulang khusus.[3]

Lihat juga

Pranala luar

Referensi

  1. Ian McNeil. Polyethylene: The Early Years. ACS Symposium Series. 1989. Vol. 425. hlm. 1–10. doi:10.1021/bk-1989-0425.ch001.
  2. Handbook of Flexible Packaging. Springer. 2013. ISBN 978-1-4614-1481-7.
  3. Plastic Film Recycling. Plastic Film Recycling.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28006378 (2025-10-16T07:20:08Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.