Lompat ke isi

Fungsi indikator

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Indicator function illustration

Dalam matematika, sebuah fungsi indikator atau sebuah fungsi karakteristik adalah sebuah fungsi didefinisikan pada sebuah himpunan X yang mengindikasikan keanggotaan unsur dalam sebuah himpunan bagian A dari X, memiliki nilai 1 untuk semua unsur X di A dan nilai 0 untuk semua unsur X bukan di A. Ini biasanya dilambangkan oleh sebuah simbol 1 atau I, terkadang dalam huruf tebal atau huruf tebal papan tulis, dengan sebuah subskrip menentukan himpunan bagian.

Dalam konteks lainnya, seperti ilmu komputer, ini akan lebih sering digambarkan sebagai fungsi predikat boole (untuk menguji inklusi himpunan).

Fungsi Dirichlet adalah sebuah contoh fungsi indikator dan merupakan indikator dari rasional.

Definisi

Fungsi indikator himpunan bagian A dari sebuah himpunan X adalah sebuah fungsi

𝟏A:Xβ†’{0,1}

didefinisikan sebagai

𝟏A(x):={1 if x∈A,0 if xβˆ‰A.

Tanda kurung Iverson menyediakan notasi setara, [x∈A] atau untuk digunakan sebagai ganti dari 𝟏A(x).

Fungsi 𝟏A terkadang dilambangkan IA, Ο‡A, KA atau bahkan hanya A.

Notasi dan terminologi

Notasi Ο‡A juga digunakan untuk melambangkan fungsi karakteristik dalam analisis cembung, yang didefinisikan seakan-akan menggunakan timbal balik dari definisi standar dari fungsi indikator.

Sebuah konsep yang berkaitan dalam statistik adalah bahwa peubah rekaan. (Ini tidak boleh bingung dengan "peubah rekaan" karena istilah tersebut biasanya digunakan dalam matematika, disebut juga sebuah peubah batas.)

Istilah "fungsi karakteristik" memiliki sebuah arti yang tidak berkaitan dalam teori probabilitas klasik. Untuk alasan ini, probabilitas tradisional menggunakan istilah fungsi indikator untuk fungsi didefinisikan di sini hampir secara eksklusif, sementara para matematikawan dalam bidang lainnya lebih suka menggunakan istilah fungsi karakteristik untuk menggambarkan fungsi yang mengindikasikan keanggotaan dalam sebuah himpunan.

Dalam logika kabur dan logika bernilai banyak modern, predikatnya adalah fungsi karakteristik sebaran probabilitas. Yaitu, penilaian benar/salah yang teliti dari predikat digantikan oleh sebuah kuantitas diinterpretasi sebagai derajat kebenaran.

Sifat-sifat dasar

Fungsi indikator atau karakteristik dari sebuah himpunan bagian A dari beberapa himpunan X memetakan unsur X ke kisaran {0,1}.

Pemetaan ini surjektif hanya ketika A adalah sebuah himpunan bagian wajar takkosong dari X. Jika A≑X, maka 𝟏A=1. Dengan sebuah argumen yang serupa, jika Aβ‰‘βˆ… maka 𝟏A=0.

Dalam berikut ini, titik mewakili perkalian, 1β‹…1=1, 1β‹…0=0, dst. "+" dan "βˆ’" mewakili penambahan dan pengurangan. "∩" dan "βˆͺ" adalah irisan dan gabungan, masing-masing.

Jika A dan B adalah dua himpunan bagian X, maka

𝟏A∩B=min{𝟏A,𝟏B}=𝟏Aβ‹…πŸB,
𝟏AβˆͺB=max (βˆ’1)|F|πŸβ‹‚FAk=βˆ‘βˆ…β‰ FβŠ†{1,2,…,n}(βˆ’1)|F|+1πŸβ‹‚FAk

di mana |F| adalah kekardinalan F. Ini adalah salah satu bentuk dari prunsip inklusi-eksklusi.

Seperti yang disarankan oleh contoh sebelumnya, fungsi indikator adalah sebuah alat notasional yang berguna dalam kombinatorika. Notasinya digunakan dalam tempat lainnya juga, misalnya dalam teori probabilitas. Jika X adalah ruang probabilitas dengan ukuran probabilitas P dan A adalah sebuah himpunan terukurkan, maka 𝟏A menjadi sebuah peubah acak yang nilai harapannya sama dengan probabilitas dari A:

E(𝟏A)=∫X𝟏A(x)dP=∫AdP=P(A)

Identitas ini digunakan dalam sebuah bukti sederhana pertidaksamaan Markov.

Dalam banyak kasus, seperti teori tatanan, invers dari fungsi indikator dapat didefinisikan. Ini biasanya disebut fungsi MΓΆbius rampat, sebagai sebuah perampatan dari balikan fungsi indikator dalam teori bilangan elementer, fungsi MΓΆbius. (Lihat paragraf di bawah mengenai penggunaan balikan dalam teori rekursi klasik.)

Purata, ragam, dan peragam

Diberikan sebuah ruang probabilitas (Ξ©,β„±,P) dengan Aβˆˆβ„±, peubah acak indikator 𝟏A:Ω→ℝ didefinisikan oleh 𝟏A(Ο‰)=1 jika Ο‰βˆˆA, jika tidak 𝟏A(Ο‰)=0.

Purata

E(𝟏A(Ο‰))=P(A)

Ragam

Var(𝟏A(Ο‰))=P(A)(1βˆ’P(A))

Peragam

Cov(𝟏A(Ο‰),𝟏B(Ο‰))=P(A∩B)βˆ’P(A)P(B)

Fungsi karakteristik dalam teori rekursi, fungsi wakilan GΓΆdel's dan Kleene

Kurt GΓΆdel menjelaskan fungsi wakilan dalam makalahnya tahun 1934 berjudul "On undecidable propositions of formal mathematical systems":

"Mereka seharusnya berpadanan untuk setiap kelas atau relasi R, sebuah fungsi wakilan Ο†(x1,,xn)=0 jika R(x1,,xn) dan Ο†(x1,,xn)=1 jika Β¬R(x1,,xn)."[1] ("Β¬" mengindikasikan balikan logis, yaitu "BUKAN")

Kleene (1952)[2] menawarkan definisi yang sama dalam konteks dari fungsi rekursif primitif sebagai sebuah fungsi Ο† predikat P mengambil nilai 0 jika predikatnya benar dan 1 jika predikatnya palsu.

Contohnya, karena darab fungsi karakteristik φ1φ2φn=0 setiap kali salah satu dari fungsi sama dengan 0, ini memainkan peran logis OR: JIKA φ1=0ORφ2=0OR⋯ORφn=0 MAKA darabnya adalah 0. Apa yang muncul ke pembaca modern mewakili fungsi balikan logis, yaitu, mewakili fungsi adalah 0 ketika fungsi R adalah "benar" atau terpenuhi", memainkan sebuah peran yang berguna dalam definisi Kleene dari fungsi logis operator mu OR, AND, dan IMPLY (hlm. 228), -terbatas (hlm. 228) dan takterbatas (hlm. 279 ff) (Kleene (1952)) dan fungsi KASUS (hlm. 229).

Fungsi karakteristik dalam teori himpunan kabur

Dalam matematika klasik, fungsi karakteristik mengenai himpunan hanya mengambil nilai 1 (anggota) atau 0 (bukan anggota). Dalam teori himpunan kabur, fungsi karakteristik rampat dengan mengambil nilai dalam selang satuan real [0,1], atau lebih umumnya, dalam beberapa aljabar atau struktur (biasanya dibutuhkan setidaknya sebuah himpunan terurut parsial atau kekisi). Seperti fungsi karakteristik rampat lebih biasanya disebut fungsi keanggotaan, dan "himpunan" padanan disebut himpunan kabur. Himpunan kabur memodelkan perubahan bertahap dalam derajat keanggotaan dilihat dalam banyak predikat dunia nyata seperti "tinggi", "hangat", dst.

Turunan dari fungsi indikator

Sebuah fungsi indikator khusus adalah fungsi langkah Heaviside. Fungsi tangga Heaviside H(x) adalah fungsi indikator dari garis setengah positif berdimensi satu, yaitu, ranah [0,∞). Turunan sebaran dari fungsi tangga Heaviside adalah sama dengan fungsi delta Dirac, yaitu.

Ξ΄(x)=dH(x)dx,

dengan sifat berikut:

βˆ«βˆ’βˆžβˆžf(x)Ξ΄(x)dx=f(0).

Turunan dari fungsi tangga Heaviside dapat dilihat sebagai turunan normal ke dalam pada batas dari ranah diberikan oleh setengah garis positif. Dalam dimensi lebih tinggi, turunan secara alami merampat dengan turunan normal ke dalam, sementara fungsi tangga Heaviside secara alami merampat ke fungsi indikator mengenai suatu domain D. Permukaan D akan dilambangkan oleh S. Dengan melanjutkan, ini dapat diturunkan bahwa turunan normal ke dalam dari indikator memunculkan sebuah 'fungsi delta permukaan', yang dapat diindikasikan oleh Ξ΄S(x):

Ξ΄S(𝐱)=βˆ’π§xβ‹…βˆ‡x𝟏𝐱∈D

di mana n adalah normal ke luar dari permukaan S. 'Fungsi delta permukaan' ini memiliki sifat berikut:

βˆ’βˆ«π‘nf(𝐱)𝐧xβ‹…βˆ‡x𝟏𝐱∈Ddn𝐱=Sf(𝜷)dnβˆ’1𝜷.

Dengan menetapkan fungsi f sama dengan satu, ini mengikuti bahwa turunan normal ke dalam dari indikator mengintegralkan ke nilai numerik ke luas permukaan S.

Lihat pula

Catatan

Sumber

Referensi

  1. ↑ The Undecidable. Raven Press Books. 1965. hlm. 41–74.
  2. ↑ Stephen Kleene. Introduction to Metamathematics. Wolters-Noordhoff Publishing and North Holland Publishing Company. 1971. hlm. 227.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29299259 (2026-05-31T21:03:53Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.