Lompat ke isi

Futurologi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Die Welt in 100 Jahren (1910, front cover of first edition)

Futurologi adalah ilmu yang mempelajari tentang masa depan, antara lain mempelajari segala prognosa ilmiah tentang situasi dan kondisi masa mendatang di segala bidang, berdasarkan perkembangan situasi masa kini.[1] Dalam pengertian modern, Futorologi ini merupakan usaha untuk mengekstrapolarisasi fakta-fakta yang telah terjadi dan juga perkembangan masa kini dengan pandangan ilmiah yang ketat.[2] Istilah itu baru berkembang di Amerika Serikat dalam masa 10 tahun terakhir dan sekarang ini mulai menjalar ke Eropa.[3]

Secara umum dapat dikatakan sebagai cabang ilmu sosial dan sejajar dengan bidang sejarah. Studi masa depan (dalam bahasa sehari-hari disebut "masa depan" oleh banyak praktisi lapangan) berusaha memahami apa yang kemungkinan besar akan berlanjut dan apa yang dapat berubah secara masuk akal. Bagian dari disiplin ini dengan demikian mencari pemahaman yang sistematis dan berbasis pola dari masa lalu dan sekarang, dan untuk mengeksplorasi kemungkinan kejadian dan tren pada masa depan.[4]

Referensi

  1. Van Hoeve. Ensiklopedia Indonesia, Jilid 7. Ichtiar Baru. hlm. 1051.
  2. Van Hoeve. Ensiklopedia Indonesia, Jilid 7. Ichtiar Baru. hlm. 1051.
  3. Van Hoeve. Ensiklopedia Indonesia, Jilid 7. Ichtiar Baru. hlm. 1051.
  4. Delmore Schwartz. March 29. The Princeton University Library Chronicle. 2002. Vol. 63 (1-2). hlm. 370. doi:10.25290/prinunivlibrchro.63.1-2.0370.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28008278 (2025-10-16T08:07:41Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.