Lompat ke isi

Galium(I) oksida

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung

Galium(I) oksida, digalium monoksida, atau galium suboksida adalah sebuah senyawa anorganik dengan rumus kimia Ga2O.

Produksi

Galium(I) oksida dapat diproduksi dengan mereaksikan galium(III) oksida dengan galium yang dipanaskan dalam ruang hampa:[1]

Ga2O3+4 Ga3 Ga2O

Galium(I) oksida juga dapat diperoleh dengan mereaksikan galium dengan karbon dioksida dalam ruang hampa pada suhu 850 °C.[2]

2 Ga+CO2Ga2O+CO

Galium(I) oksida merupakan produk sampingan dalam produksi wafer galium arsenida:[3][4]

4 Ga+SiO22 Ga2O+Si

Sifat

Galium(I) oksida merupakan padatan diamagnetik berwarna cokelat kehitaman yang tahan terhadap oksidasi lebih lanjut di udara kering. Galium(I) oksida mulai terurai setelah dipanaskan pada suhu di atas 500 °C, dan laju penguraiannya bergantung pada atmosfer (ruang hampa, gas lengai, udara).[5]

Referensi

  1. Brauer, Georg. Handbuch der Präparativen Anorganischen Chemie. F. Enke. 1975. Vol. 3. hlm. 857. ISBN 3-432-02328-6.
  2. Emeléus, H. J. and Sharpe, A. G. Advances in Inorganic Chemistry and Radiochemistry. Academic Press. 1963. Vol. 5. hlm. 94. ISBN 008057854-3.
  3. Siffert, Paul and Krimmel, Eberhard. Silicon: Evolution and Future of a Technology. Springer. 2004. hlm. 439. ISBN 354040546-1.
  4. Chou, L. -J. Nanoscale One-dimensional Electronic and Photonic Devices (NODEPD). The Electrochemical Society. 2007. hlm. 47. ISBN 978-156677574-8.
  5. Brauer, Georg. Handbuch der Präparativen Anorganischen Chemie. F. Enke. 1975. Vol. 3. hlm. 857. ISBN 3-432-02328-6.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27514799 (2025-07-09T00:53:36Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.