Lompat ke isi

Goni

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Berkas:Jute - Kolkata 2003-10-31 00538.JPG
Serat goni

Goni, luyut atau yute adalah serat kulit pohon yang panjang, kasar, mengkilat yang dapat dipintal menjadi benang yang kasar dan kuat. Itu dihasilkan dari tanaman berbunga dalam genus Corchorus, dari keluarga panirak Malvaceae. Sumber utama serat ini adalah Corchorus olitorius, tetapi serat tersebut dianggap lebih rendah dibandingkan serat yang berasal dari Corchorus capsularis .[1]

Goni adalah salah satu serat alami yang paling terjangkau dan nomor dua setelah kapas dalam jumlah produksi dan variasi kegunaan. Serat rami, terutama terdiri dari selulosa dan lignin, dikumpulkan dari kulit pohon ( floem tanaman, kadang-kadang disebut "kulit") tanaman seperti kenaf, rami industri, flaks ( linen ), dan rami. Istilah industri untuk serat goni adalah goni mentah. Seratnya berwarna putih pucat hingga coklat dan panjangnya berkisar antara 1–4 meter (3–13 kaki). Di Bangladesh, goni disebut sebagai " serat emas " karena warnanya dan nilai tunainya yang tinggi.[2]

Sebagian besar perdagangan goni berpusat di Asia Selatan, dengan India dan Bangladesh sebagai produsen utama. Mayoritas goni digunakan untuk kemasan yang tahan lama dan ramah lingkungan, seperti karung goni. Produksi dan penggunaannya menurun seiring dengan semakin maraknya penggunaan kemasan plastik sekali pakai, tetapi tren ini mulai berbalik ketika para pedagang dan bahkan negara-negara menghapuskan atau melarang penggunaan plastik sekali pakai .[3][4]

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28496639 (2025-11-15T03:34:56Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.