Grafika komputer 2D

Grafika komputer 2D adalah generasi gambar digital berbasis komputer — kebanyakan dari model dua dimensi (seperti model geometris 2D, teks, dan gambar digital) dan dengan teknik khusus untuk mereka. Ini mungkin mengacu pada cabang ilmu komputer yang terdiri dari teknik-teknik tersebut atau model itu sendiri.
Grafik komputer 2D terutama digunakan dalam aplikasi yang awalnya dikembangkan pada teknologi pencetakan dan gambar tradisional, seperti tipografi, kartografi, gambar teknik, periklanan, dll. Dalam aplikasi tersebut, gambar dua dimensi bukan hanya representasi dari dunia nyata. objek dunia, tetapi artefak independen dengan nilai semantik tambahan; Oleh karena itu, model dua dimensi lebih disukai, karena memberikan kontrol gambar yang lebih langsung daripada grafika komputer 3D (yang pendekatannya lebih mirip dengan fotografi daripada tipografi).
Di banyak domain, seperti penerbitan desktop, teknik, dan bisnis, deskripsi dokumen berdasarkan teknik grafik komputer 2D bisa jauh lebih kecil daripada gambar digital yang sesuai—sering kali dengan faktor 1/1000 atau lebih. Representasi ini juga lebih fleksibel karena dapat dirender pada resolusi yang berbeda agar sesuai dengan perangkat keluaran yang berbeda. Untuk alasan ini, dokumen dan ilustrasi sering disimpan atau ditransmisikan sebagai file grafik 2D.[1]
Grafik komputer 2D dimulai pada 1950-an, berdasarkan perangkat grafik vektor. Ini sebagian besar digantikan oleh perangkat berbasis raster dalam beberapa dekade berikutnya. Bahasa PostScript dan protokol X Window System merupakan perkembangan penting di lapangan.
Referensi
- ↑ John Jr. Pile. 2D Graphics Programming for Games. CRC Press. May 2013. ISBN 978-1466501898.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29314727 (2026-06-05T08:58:59Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.