Lompat ke isi

Gugus bola

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
A Swarm of Ancient Stars - GPN-2000-000930

Gugus bola adalah kumpulan bintang yang berbentuk bola mengorbit inti galaksi sebagai satelit. Gugus bola sangat erat terikat oleh gravitasi, yang membuatnya berbentuk bulat dan kepadatan bintang yang relatif tinggi terhadap pusat galaksi. Nama kategori gugus bintang ini berasal dari bahasa Latin globulus-bola kecil.

Sejarah Penemuan

Gugus bola pertama yang diketahui, yang kini disebut M 22, ditemukan pada tahun 1665 oleh Abraham Ihle, seorang astronom amatir Jerman.[1] Gugus Omega Centauri yang mudah terlihat di langit selatan dengan mata telanjang, dikenal oleh astronom kuno seperti Ptolemy sebagai bintang, namun diklasifikasi ulang sebagai nebula oleh Edmond Halley pada tahun 1677, kemudian akhirnya sebagai gugus bola pada awal abad ke-19 oleh John Herschel.[2]

Distribusi di Galaksi Bima Sakti

Galaksi Bima Sakti mengandung lebih dari 150 gugus bola yang tersebar dalam halo yang hampir berbentuk bola mengelilingi galaksi, dengan relatif sedikit yang berada menuju bidang galaksi.[3] Banyak gugus bola di Bima Sakti berada dalam orbit retrograde, artinya mereka mengorbit pusat galaksi dalam arah yang berlawanan dengan sebagian besar objek di Bima Sakti.[4]

Usia dan Komposisi Kimia

Usia semua gugus bola yang telah diukur berkisar dari 11 miliar hingga 13 miliar tahun, menjadikan mereka objek tertua di Galaksi.[5] Bintang-bintang dalam gugus bola sangat miskin logam, yang berarti mereka memiliki jumlah elemen yang lebih berat dari helium yang sangat sedikit dibandingkan dengan medium antarbintang sekitarnya.[6] Gugus bola mengandung elemen yang lebih berat dari helium hanya sekitar 0,02 persen, sementara gas antarbintang di lingkungan tata surya mengandung sekitar 2 persen massa elemen yang sama.[7]

Peran dalam Penelitian Astronomi

Dalam penggunaan awal (1915-1919) gugus bola dalam studi struktur galaksi, Harlow Shapley menurunkan jarak untuk banyak gugus bola dan berargumentasi bahwa objek masif seperti gugus bola kemungkinan besar berpusat di sekitar pusat galaksi, sehingga pusat Bima Sakti berjarak 15 kpc dari Matahari menuju Sagittarius.[8]

Klasifikasi dan Morfologi

Pada tahun 1927-1929, Shapley dan Sawyer mengkategorikan gugus berdasarkan tingkat konsentrasi bintang menuju setiap inti. Sistem mereka, yang dikenal sebagai Shapley–Sawyer Concentration Class, mengidentifikasi gugus paling terkonsentrasi sebagai Kelas I dan berkisar hingga Kelas XII yang paling tersebar.[9]

Pranala luar

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29316556 (2026-06-06T01:00:20Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.