Lompat ke isi

Harold Clayton Urey

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Harold Urey

Harold Clayton Urey () adalah seorang kimiawan Amerika Serikat dengan spesialisasi kimia fisik yang karya-karya rintisannya mengenai isotop mengantarkannya memperoleh Penghargaan Nobel bidang kimia pada tahun 1934. Ia berperan penting dalam pengembangan bom atom, tetapi kontribusinya yang paling menonjol mungkin adalah teori mengenai pengembangan kehidupan organik dari materi tidak hidup.[1]

Urey juga mengemukakan teori evolusi planet.


Urey mendapatkan gelar kesarjanaan di bidang zoologi dari Universitas Montana dan doktor dalam bidang kimia karena mempelajari termodinamika di bawah bimbingan Gilbert N. Lewis dari Universitas California, Berkeley.

Di Berkeley, Urey dilibatkan dalam pekerjaan fisikawan Raymond T. Birge dan kemudian bergabung dengan Niels Bohr di Kopenhagen, Denmark untuk mempelajari struktur atom di Institute for Theoritical Physics, Kopenhagen. Setelah kembali ke Amerika Serikat pada tahun 1924, ia mengajar di Johns Hopkins University dan di Columbia University tempat ia membentuk tim bersama Rudolph Schoenheimer, David Rittenberg, dan T. I. Taylor.

Pada saat itu, Urey mengisolasi unsur deuterium dengan berulang kali melakukan distilasi terhadap contoh hidrogen cair. Pada tahun 1931, ia dan timnya melakukan demonstrasi keberadaan air berat. Urey kemudian diberikan penghargaan Nobel pada tahun 1934 karena penelitian tersebut.

Selama Perang Dunia II, Urey dan timnya bekerja dalam sejumlah penelitian yang kemudian mengarah kepada proyek Manhattan untuk mengembangkan bom atom untuk Amerika Serikat. Hal penting yang dicapai dari penelitiannya yaitu metode pemisahan isotop yang digunakan untuk memisahkan isotop uranium-235 dari uranium-238. Pada musim gugur 1941, Urey bersama G. B. Pegram memimpin misi diplomatik ke Britania Raya untuk membentuk kerjasama dalam pengembangan bom atom.

Setelah perang, ia menjadi profesor di bidang kimia di Institute for Nuclear Studies. Urey kemudian membantu mengembangkan bidang ilmu cosmochemistry. Ia kemudian menulis buku The Planets: Their Origin and Development (1952) yang berisi hasil-hasil penelitiannya. Urey berspekulasi bahwa asal-usul atmosfer bumi terdiri atas amonia, metana, dan hidrogen. Hal ini kemudian ditunjukkan oleh muridnya, Stanley L. Miller, bahwa jika campuran tersebut dipaparkan ke radiasi ultraviolet dan air, akan menghasilkan asam amino, yaitu rantai pembangun yang akan membentuk kehidupan. Walaupun demikian, ilmuwan pada masa kini lebih memercayai bahwa atmosfer bumi pada awalnya terdiri atas karbon dioksida dan uap air.

Meninggal dan penghargaan

Urey wafat di La Jolla, California, dan dimakamkan di pemakaman Fairfield di DeKalb County, Indiana.

Selain mendapatkan penghargaan Nobel, Urey juga mendapatkan medali emas dari Royal Astonomical Society pada tahun 1966. Selain itu untuk menghargai jasa-jasanya, nama Urey juga diabadikan sebagai nama kawah di bulan (kawah Urey), nama asteroid (4716 Urey), dan penghargaan H. C. Urey yaitu penghargaan yang diberikan kepada astronom oleh American Astronomical Society.

Bibliografi

Pranala luar

Referensi

  1. S. L. Miller. Harold C. Urey 1893-1981. Journal of molecular evolution. 1981. Vol. 17 (5). hlm. 263–264. doi:10.1007/BF01795747.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29461131 (2026-07-15T08:43:38Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.