Lompat ke isi

Heliks

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
DirkvdM natural spiral

Heliks dari kata Bahasa Yunani έλικας/έλιξ, adalah bentuk meliuk seperti sebuah pegas, sekrup atau tangga spiral. Heliks adalah penting di dalam ilmu hayat mengingat DNA berbentuk heliks dan banyak protein membunyai substruktur berbentuk gheliks dikenal sebagi helix alfa

Heliks dapat berputar ke kiri atau ke kanan, dengan sebuah tumpuan di tengah. Apabila gerakan searah jarum jam dari tumpuan heliks menjauh dari pengamat, maka heliks tersebut berputar ke kanan, dan apabila gerakan searah jarum jam dari tumpuan heliks mendekati pengamat maka heliks tersebut berputar ke kiri. Ketangan (atau Kiralitas) adalah properti dari heliks. Sebuah heliks yang berputar ke kanan tidak dapat diputar atau dibalik sehingga dia berputar ke kanan, kecuali apabila dilihat melalui kaca, dan sebaliknya.

Kebanyakan baut (sekrup) perkakas berputar ke kanan. Heliks alfa di dalam ilmu hayat dan juga bentuk A dan B dari DNA juga adalah heliks yang berputar ke kanan. Bentuk Z dari DNA berputar ke kiri.

Jarak ulir dari sebuah heliks adalah jarak dari sebuah putaran penuh dari Heliks diukur dari tumpuan heliks.

Deskripsi matematis

Dalam matematika, sebuah heliks adalah sebuah kurva dalam ruang 3-dimensi. Berikut ini adalah sistem koordinat Kartesius yang menggambarkan heliks:

x(t)=cos(t),
y(t)=sin(t),
z(t)=t.

Lihat pula

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28103585 (2025-10-18T07:39:48Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.