Hematokrit
Hematokrit (Bahasa Inggris: Hematocrit, disingkat Ht atau HCT), juga dikenal dengan beberapa nama lain, adalah persentase volume (vol%) sel darah merah (RBC) dalam darah,[1][2] yang diukur sebagai bagian dari uji darah. Pengukurannya tergantung pada jumlah dan ukuran sel darah merah. Biasanya 40,7–50,3% untuk pria dan 36,1–44,3% untuk wanita.[3] Ini adalah bagian dari hasil hitung darah lengkap seseorang[4] bersama dengan konsentrasi hemoglobin, jumlah sel darah putih, dan jumlah trombosit.
Karena tujuan sel darah merah adalah untuk mentransfer oksigen dari paru-paru ke jaringan tubuh, hematokrit sampel darah (persentase volume sel darah merah) dapat menjadi titik acuan kemampuannya dalam mengantarkan oksigen. Kadar hematokrit yang terlalu tinggi atau terlalu rendah dapat mengindikasikan kelainan darah, dehidrasi, atau kondisi medis lainnya.[5] Hematokrit yang terlalu rendah dapat mengindikasikan anemia, penurunan jumlah total sel darah merah, sedangkan hematokrit yang terlalu tinggi disebut polisitemia.[6] Keduanya merupakan kelainan yang berpotensi mengancam jiwa.
Pranala luar
- Hematocrit – Lab Tests Online
Referensi
- ↑ StatPearls. StatPearls Publishing. 2024.
- ↑ Hematocrit Test: What It Is, Levels, High & Low Range. Cleveland Clinic.
- ↑ Hematocrit. U.S. National Library of Medicine.
- ↑ Hematocrit Test. MedlinePlus. U.S. National Library of Medicine.
- ↑ Hematocrit Test. MedlinePlus. U.S. National Library of Medicine.
- ↑ Non-Invasive Detection of Hematocrit. BME 240. University of California, Irvine.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28015428 (2025-10-16T11:25:16Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.